Klik x untuk menutup hasil pencarianCari di situs Artikel

Loading

You are here


Membangun Dan Mengembangkan Karakter Kristen yang Kuat

Oleh: Samuel T. Gunawan, M.Th

Khotbah Ibadah Raya GBAP El Shaddai Palangka Raya
Minggu, 13 Oktober 2013

MEMBANGUN DAN MENGEMBANGKAN
KARAKTER KRISTEN YANG KUAT
Samuel T. Gunawan, SE, M.Th


“Demikianlah setiap pohon yang baik menghasilkan buah yang baik, sedang pohon yang tidak baik menghasilkan buah yang tidak baik. Tidak mungkin pohon yang baik itu menghasilkan buah yang tidak baik, ataupun pohon yang tidak baik itu menghasilkan buah yang baik” (Matius 7:17-18)

Kehidupan Adalah Suatu Penugasan Sementara

Oleh: SMT Gultom

Kehidupan di bumi adalah suatu penugasan sementara. Alkitab penuh dengan metafora yang mengajarkan tentang sifat kehidupan di muka bumi, yaitu bersifat singkat, sementara, dan fana. Kehidupan digambarkan seperti kabut, pelari cepat, nafas, dan segumpal asap. Alkitab berkata,:"Sebab kita anak-anak kemarin ..... hari-hari kita seperti bayang-bayang di bumi" (Ayub 8:9).Untuk memanfaatkan kehidupan kita secara maksimal, anda jangan pernah melupakan 2(dua) kebenaran: Pertama, dibandingkan dengan kekekalan, kehidupan amatlah singkat. Kedua, bumi hanyalah tempat kediaman sementara. Anda tidak akan lama berada disini, jadi jangan terlalu terikat pada bumi. Mintalah agar Tuhan membantu kita melihat kehidupan di bumi sebagaimana Dia melihatnya. Daud berdoa, "TUHAN, tolong aku untuk menyadari betapa singkatnya hidupku di dunia ini. Tolong aku untuk mengetahui bahwa waktu di sini hampir habis"!"(Mazmur 39:4).

Haruskah Yesus Menangis (Lagi)?

Oleh : Josep Hutapea

“Dan ketika Yesus telah dekat dan melihat kota itu, Ia menangisinya,” Lukas 19:41
“Maka menangislah Yesus.” Yoh 11:35

Sebagai manusia tentunya Yesus juga mengalami emosi dalam hidupnya. Marah dan menangis adalah luapan emosi yang pernah dilakukan Yesus. Perbedaannya dengan manusia yang lain adalah motif kemarahan dan substansi yang ditangisi.

Mengikis Karakter

Oleh : Ev. Sudiana

Suatu hari ada pertandingan memahat di sebuah batu marmer yang keras dan ukurannya yang lonjong. Semua pemahat gagal, cuma Michael Angelo yang menyatakan ia sanggup memahat batu marmer tersebut. Siang dan malam Michael Angelo memahat dan mengerjakan batu marmer tersebut dan jadilah sebuah patung Raja Daud yang indah sekali. Dan waktu seorang wartawan mewawancarainya , "Bagaimana Anda dapat memahat seindah ini?" Jawab Michael angelo ; "Saya tidak membuat patung Raja Daud, tapi dari semula patung Raja Daud yang indah itu sudah ada, saya cuma membersihkan sisa-sisa batu yang menutupi patung itu untuk mengeluarkan sosok Raja Daud dari batu marmer tersebut.

Kebodohan vs Kebijaksanaan (Bagian 2)

Oleh : Ev. Sudiana

Sejarah pekerjaan badut sudah ada sejak lama, khususnya pada masa kerajaan-kerajaan di Eropa di mana raja-rajanya menderita stress seperti yang dialami oleh orang-orang modern. Mereka membutuhkan pertunjukan badut saat mengakhiri atau mengawali hari-hari mereka, atau sewaktu-waktu jika stress yg dihadapi begitu berat, dan para badut akan membuat lawakan untuk melonggarkan stress raja mereka.

Kebodohan vs Kebijaksanaan (Bagian 1)

Oleh Ev. Sudiana

Saya membaca koran, yaitu koran minggu pagi, dikolom yang berjudul, "Believe It Or Not (Percaya atau Tidak)". Kolom yang berjudul "Believe It Or Not" ini berisi tentang hal-hal yang aneh dan luar biasa.

Salah satu bagiannya bercerita tentang Charles Boaz yg bekerja sebagai badut.

Memaknai Hari Pentakosta -- Hidup yang Diubahkan

Oleh : Amun Saputra

Tujuannya: Memaknai hari pentakosta dengan belajar peristiwa pentaskosta di Yerusalem
Nats : Kis 2: 1-13
Ayat Mas : Kis 1:8

Ibadah kepada Tuhan Ada Harganya.

Oleh: Yon Maryono

Dalam 2Samuel 24: 18- 24, Pada saat Gad berkata kepada Daud : “Pergilah, dirikanlah mezbah bagi TUHAN di tempat penggirikan Arauna, orang Yebus itu “. Terungkap kata “membayar harga” ketika Daud menjawab sebagai berikut : “Aku mau membelinya dari padamu dengan membayar harganya, sebab aku tidak mau mempersembahkan kepada Tuhan, Allahku, korban bakaran dengan tidak membayar apa-apa.”

Pelayanan adalah Anugerah

Oleh: Ev. Margareth Linandi

Dalam kehidupan ini, ada banyak macam bentuk pelayanan antara lain adalah ada orang yang bisa bermain musik, ada orang yang bisa memimpin pujian dan lainnya. Pelayanan adalah anugrah terbesar dari Tuhan selain keselamatan dan kesempatan untuk hidup. Dalam perumpamaan tentang talenta( Mat 25:14-30) sang tuan mau pergi ke satu tempat dan sebelum ia pergi ia mempercayakan talenta untuk dikembangkan. Dia membagikan kepada 3 orang hamba. Akan tetapi talenta yang diberikan tidak sama. Hamba ke 1 diberikan 5 talenta. hamba ke 2 diberikan 2 talenta dan hamba ke-3 diberikan 1 talenta.

Prinsip-Prinsip Ideal (Absolut) Bagi Pernikahan KristenPRINSIP-PRINSIP IDEAL (ABSOLUT) BAGI PERNIKAHAN KRISTEN

Oleh: Pdt. Samuel T. Gunawan, SE M.Th

Khotbah Ibadah Raya GBAP El Shaddai Palangka Raya
Minggu, 04 Agustus 2013

“Jawab Yesus: "Tidakkah kamu baca, bahwa Ia yang menciptakan manusia sejak semula menjadikan
mereka laki-laki dan perempuan? Dan firman-Nya: Sebab itu laki-laki akan meninggalkan ayah dan ibunya dan bersatu dengan isterinya, sehingga keduanya itu menjadi satu daging. Demikianlah mereka bukan lagi dua, melainkan satu. Karena itu, apa yang telah dipersatukan Allah, tidak boleh diceraikan manusia”
(Matius 19:4-6)

“Janganlah kamu merupakan pasangan yang tidak seimbang dengan orang-orang yang tak percaya.
Sebab persamaan apakah terdapat antara kebenaran dan kedurhakaan? Atau bagaimanakah
terang dapat bersatu dengan gelap”
(2 Korintus 6:14)

Tinggalkan Komentar