Syukur

Madu dan Racun Sama Hebatnya di Tangan Tuhan

Oleh: Yon Maryono

Kata Madu banyak dikaitkan dengan situasi sukacita, seperti diterapkan dalam istilah Bulan Madu bagi pengantin, demikian sebaliknya kata Racun. Oxford English Dictionary tidak memberikan etimologi sama sekali, tetapi menyebutkan bahwa kata Bulan Madu ini berasal dari abad ke-16: "Bulan pertama setelah pernikahan, ketika yang ada hanyalah kelembutan dan sukacita”. Salah satu kutipan tertua dalam Oxford English Dictionary menunjukkan bahwa, meskipun di masa kini bulan madu mempunyai arti positif, kata ini sesungguhnya merupakan rujukan mengejek kepada memudarnya cinta yang niscaya terjadi seperti tahap-tahap peredaran bulan. Istilah Racun, Beracun digunakan untuk segala sesuatu yang dapat berakibat fatal atau berbahaya apabila dimasukkan dalam jumlah tertentu ke makhluk hidup. Tapi kedua istilah itu dalam pengalaman penulis sama hebatnya di tangan Tuhan.

Baca selengkapnya ... about Madu dan Racun Sama Hebatnya di Tangan Tuhan

Terus Menyesali

Oleh: Eny Supiani Situmorang

"Sebab Allah setia dan karena itu Ia tidak akan membiarkan kamu dicobai melampaui kekuatanmu. Pada waktu kamu dicobai Ia akan memberikan kepadamu jalan ke luar, sehingga kamu dapat menanggungnya." (I Korintus 10:13b)

Bacaan: I Korintus 10:1-33

 

Dwayne Pingston lumpuh dari pinggangnya ke bawah. Pada tahun 1983, ketika ia baru berusia sembilan belas tahun, ia menghindari tabrakan dari depan dengan membanting setirnya ke kanan. Dalam peristiwa itu Dwayne menabrak bahu jalan dan terlempar dari mobilnya. Lehernya patah dan kaki-kakinya tak dapat digerakkan lagi.

Baca selengkapnya ... about Terus Menyesali

Hukum Kelimpahan

Oleh: Asty Bortan

Suatu hari yang indah, seorang kakek tua hendak menaiki bus. Pada saat dia hendak menginjakkan kakinya ke anak tangga bus, salah satu sepatunya terlepas dan jatuh ke jalan. Seketika bus tertutup dan bergerak dengan cepat, sehingga dia tidak bisa memungut sepatu yang terlepas tadi. Lalu si kakek yang tua itu dengan tenang melepas sepatunya yang sebelah dan melemparkannya keluar jendela bus sambil tersenyum.

Seorang pemuda yang duduk di sebelahnya dan melihat kejadian itu keheranan, dan bertanya kepada si kakek tua, "saya memerhatikan apa yang kakek lakukan. Mengapa kakek melempar sepatu yang sebelah juga?"

Baca selengkapnya ... about Hukum Kelimpahan

Mengucap Syukur

Oleh: Agung

“Mengucap syukurlah dalam segala hal, sebab itulah yang dikehendaki Allah di dalam Kristus Yesus bagi kamu.” (1 Tesalonika 5:18)

Apakah saudara pernah belajar matematika? Jawabannya pasti pernah. Tetapi, bagaimana dengan matematika ”spiritual”? Pasti belum pernah! Nah, sebelum masuk lebih jauh tentang hal tersebut, mari kita berandai-andai dahulu. Apa yang saudara lakukan bila menerima undian uang sebesar satu miliar. Apakah saudara akan menghabiskannya seketika itu juga, atau menyimpan, atau malah menginvestasikannya? Jawaban-jawaban itu tidak ada yang salah. Namun, apa yang terjadi jika ternyata seorang tukang becak yang dapat undian itu... pernah dengarkah saudara? Waktu dia mengambil uang itu dan melihatnya, malahan dia pingsan dan meninggal seketika itu juga. Itu suatu kejadian lucu dan tidak masuk akal! Setelah membaca ilustrasi diatas kita tahu bahwa ternyata kita tidak dapat memperkirakan apa yang akan terjadi terhadap orang yang mendapat hadiah, karena responnya yang berbeda-beda. Baca selengkapnya ... about Mengucap Syukur

Ada Tawa di Balik Luka

Penulis : Lesminingtyas Mungkin ini adalah tulisan saya yang paling konyol. Tidak ada kata puitis di dalam judul dan tidak ada pesan tersembunyi di balik tulisan ini. Semuanya saya nyatakan secara vulgar, terus terang dan tanpa basa-basi. Ini sejalan dengan sikap saya yang apa adanya, tanpa tambahan pemanis dan penyedap rasa. Kalau orang bertanya siapakah saya? Ya, saya adalah apa yang ada dalam tulisan saya. Baca selengkapnya ... about Ada Tawa di Balik Luka

Bersyukur...

Aku tak selalu mendapatkan apa yang kusukai, oleh karena itu aku selalu menyukai apapun yang aku dapatkan. Kata-Kata Diatas merupakan wujud syukur. Syukur merupakan kualitas hati yang terpenting. Dengan bersyukur kita akan senantiasa diliputi rasa damai, tentram dan bahagia. Sebaliknya, perasaan tak bersyukur akan senantiasa membebani kita. Kita akan selalu merasa kurang dan tak bahagia. Baca selengkapnya ... about Bersyukur...