Misi

Tuhan Menuntut Respon yang Nyata

Oleh: SMT Gultom

Sungguh penting semua orang Kristen menyadari kebenaran yang diucapkan Yesus kepada wanita Samaria itu: “Keselamatan datang dari bangsa Yahudi” (Yohanes 4:22). Tanpa bangsa Yahudi, tidak mungkin kita memunyai para datuk (bapak bangsa), para nabi, para rasul, atau pun Alkitab. Dan kita tidak akan memunyai seorang Juruselamat juga! Alkitab jelas menyatakan bahwa Tuhan minta umat Kristen dari semua bangsa yang lain supaya jangan lupa akan utang budi mereka kepada bangsa Yahudi, dan perlu membayar kembali utang tersebut, entah bagaimana caranya.

Baca selengkapnya ... about Tuhan Menuntut Respon yang Nyata

Pengorbanan yang Tersembunyi

Oleh: Gideon

Syalom. Puji Tuhan!! Saya akan menyaksikan keberadaan hidup saya bersama dengan Tuhan Yesus Kristus. Ketika saya datang ke Bali, saya bingung apa yang harus saya kerjakan. Sementara saya juga berapi-api untuk menjadi Misionaris di Bali. Ketika tiba di sana, saya tidak bisa berbuat apa-apa. Kemudian saya bekerja di sebuah radio swasta, tapi hanya mampu 1 bulan karena memang saya tidak ada niat untuk bekerja.

Baca selengkapnya ... about Pengorbanan yang Tersembunyi

Mengikuti Misi Kristus

Ketika Tuhan Yesus terangkat ke surga, para murid memandang ke atas melihat keagungan yang telah Tuhan nyatakan. Namun, pandangan mereka harus kembali ke bawah, karena ada tugas yang telah menanti, yaitu melanjutkan misi penyelamatan-Nya bagi semua orang di bumi. Bukan hanya para murid, saat ini kita juga diundang untuk ambil bagian melanjutkan misi penyelamatan Tuhan Yesus Kristus sesuai dengan panggilan kita masing-masing. Kiranya renungan berikut ini semakin menguatkan kita untuk ambil bagian dalam misi Tuhan melalui pekerjaan yang Tuhan telah tetapkan bagi kita masing-masing.

Baca selengkapnya ... about Mengikuti Misi Kristus

Becak

Sudah lama aku ingin mengumpulkan para pengemudi becak yang mangkal di depan gereja. Mereka selama ini setiap minggu mendapat makan murah. Dengan hanya membayar Rp 500 mereka dapat makan sepuasnya dengan menu yang sederhana meski bukan ala kadarnya. Aktifitas nasi murah sudah berlangsung sekitar 12 tahunan, tapi hanya itu saja. Mereka membeli makanan setelah itu selesai. Kadang kala ada pembagian hadiah kecil disaat masa Paskah atau Natal. Aku melihat hal ini kurang membantu para pengemudi becak. Beberapa pengemudi becak sudah bertahun-tahun mangkal di depan gereja. Seorang pegemudi sudah mangkal selama 24 tahun yang lain sudah 10 tahun dan sebagainya. Bertahun-tahun mereka mangkal di depan gedung gereja, namun tidak pernah mereka masuk atau bersentuhan dengan para penghuni gedung itu. Beberapa kali memang aku pernah mengajak makan bersama dalam acara pesta rakyat. Atau menyapa beberapa orang ketika aku keluar dan masuk halaman gereja. Selain itu tidak ada lagi. Bahkan nama mereka pun aku tidak tahu. Baca selengkapnya ... about Becak

Desember 1902

Penulis : Esther Ueberall

Hari ini hari Jumat, hari pertama kami membuka usaha kami. Dengan berseri-seri, saya (17 tahun, pengantin baru) berdiri di sebelah suami saya Solomon, di dalam toko kami yang bernama UEBERALL 3-9-19 Sen. Terletak di Brooklyn, Amerika Serikat, toko ini menjual barang-barang dengan harga pas, senilai 3, 9 atau 19 sen. Tamu pertama kami melangkah masuk. Belia u seorang Pastor Katolik muda usia, dari sebuah gereja (Katolik) kecil, namanya Pastor Caruana. Beliau berbelanja sedikit, dan mukanya gelap, semuram warna jubahnya. "Mengapa sedih Bapa?" suami saya bertanya. Pastor Katolik biasa disapa dengan sebutan Father/Bapa, Solomon tergolong orang yang sangat mudah "jatuh hati". Baca selengkapnya ... about Desember 1902

Pages