Semangat Berkasih Sayang

Shallom,

Mana yang lebih penting untuk Anda: Menyayangi atau Disayangi? Tentunya akan sangat indah bila ada yang menyayangi kita dengan tulus dan apa adanya, bukan? Namun, menyayangi jugalah hal yang penting dan merupakan kewajiban. Dengan menyayangi dan (bahkan) mencintai, kita dapat membagikan "bukti" cinta kasih Allah yang terlebih dahulu mengorbankan Anak-Nya yang tunggal bagi kita si pendosa. Karena itu, menginjak bulan yang diidentikkan dengan Bulan Kasih Sayang ini, marilah kita bersama-sama membagikan cinta kasih kepada sesama kita. Siapapun itu. Kepada keluarga, pasangan, teman, bahkan orang yang kita benci sekalipun.


Posted in

Submitted by admin on Sel, 02/02/2010 - 03:40.

Bolehkah Aku Bicara?

Oleh: Herwin

Apakah anda mengenalku? Seharusnyalah demikian, karena aku adalah komoditi yang paling banyak dicari di muka bumi. Aku dapat dikenali di hampir seluruh bagian dari dunia, tidak soal apa bahasanya. Jarang ada orang dari negeri manapun yang pergi ke suatu tempat tanpa membawaku serta. Peperangan dan lamanya peperangan sering kali juga ditentukan oleh banyaknya dan adanya aku.

Anak-anak direnggut dari orangtua demi tebusan yang aku bayar. Aku dirampas dengan todongan senjata atau dengan rela diberikan kepada orang-orang yang membuat janji-janji palsu. Ada wanita-wanita yang menikah karena aku, yang lain bercerai karena aku pula. Aku dapat membuat keluarga-keluarga berantakan dan mendatangkan banyak sekali kesengsaraan atas orang-orang yang mencintaiku. Pernah aku melihat seseorang menghianati teman terbaik yang pernah ia miliki demi 30 keping dari padaku. Maka benarlah apa yang dikatakan oleh seorang pengajar pada abad ke I, yang mengatakan bahwa "Cinta kepadaku merupakan akar segala kejahatan" (1 Timotius 6: 10)


Posted in


Kecewa

Oleh: Herwin

Apakah saudara setuju dengan pernyataan ini, bahwa apa yang kita inginkan, bila tidak menjadi kenyataan akan mendatangkan kekecewaan? Ini merupakan keadaan yang sering kali kita alami, bukan? Kenapa ini selalu terjadi? Ya karena kita tidak sempurna sehingga Yeremia 10: 23 sangat tepat diterapkan untuk kita manusia yang berdosa ini, karena di sana dikatakan "Manusia tidak berkuasa menetapkan langkahnya". Dan dampaknya bagi kita, Amsal 13: 12 mengatakan bahwa "harapan yang tertunda menyedihkan hati."




Don't Give Up

Oleh: Dede's Parent

Berjuang Melawan Kanker

Kami tidak pernah menyangka ataupun siap menerima ketika harus menghadapi masalah ini. Dede (nama panggilan/kesayangan), anak kedua kami, yang periang, lucu, dan aktif, ternyata mengidap penyakit berbahaya dalam tubuhnya. Vonis dokter tentang penyakit Dede kami terima saat berumur 5 tahun, dan betapa hancur hati kami saat kami mendengarnya.

Kira-kira awal tahun 2006, kaki Dede sering sekali memar, kami berpikir bahwa itu disebabkan karena terbentur sesuatu. Memang Dede adalah anak yang tak bisa diam, aktif sekali. Maka, setiap kali dia memar kami beri dia Thrombopop gel. Namun belum satu memar hilang dari kakinya, sudah ada memar baru lagi. Di samping itu, setiap kali dia muntah, di mukanya akan muncul bintik-bintik merah seperti pembuluh darah yang pecah. Bintik merah itu muncul pertama kali pada saat dia pingsan karena tersedak makanan. Peristiwa itu terjadi satu minggu sebelum Natal 2004. Dia muntah dan ada potongan daging ayam yang menyangkut di lehernya dan tersedak. Mukanya membiru dan badannya telah lemas. Puji Tuhan, saya masih bisa memberikan pertolongan secepatnya meskipun dalam kepanikan yang amat sangat saat itu. Sejak saat itu setiap kali dia muntah muncul bintik-bintik merah lagi di muka atau badannya.




Kesuksesan

Oleh: Sion Antonius

Tidak ada satu orang pun yang ingin disebut gagal, semua orang ingin sukses. Tulisan berikut adalah meninjau tentang kesuksesan dalam hal kehidupan melayani Tuhan. Banyak orang melayani Tuhan ingin dikategorikan sebagai pelayan yang sukses atau berhasil. Ada yang mungkin tidak setuju dengan pendapat ini, tapi faktanya memang seperti demikian, karena sukses di sini adalah mengenai soal seseorang menjadi puas atas apa yang sudah di capai, di mana penilaiannya berdasarkan opini dari diri sendiri atau orang lain kepada kita.

Saya sudah mengatakan bahwa di dalam pelayanan gereja pun seringkali orang mau di kategorikan sukses, apa buktinya?




Meresponi Penderitaan (1)

Oleh: Sujud Prasetio

Baca: 2 Timotius 2:1-13

"Ikutlah menderita sebagai seorang prajurit yang baik dari Kristus Yesus." 2 Timotius 2:3

Seorang dramawan Inggris berkata: "Hidup ini memang tidak berjalan seperti yang kita ingini, tetapi inilah satu-satunya hidup yang kita miliki." Dengan kata lain betapa pun hidup ini tidak menyenangkan, inilah kenyataan hidup yang manusia miliki. Bahkan Alkitab berkata bagi orang-orang percaya, kita bukan saja dikaruniakan untuk percaya, tetapi juga untuk menderita di dalam Dia (Filipi 1:29). Oleh karena itu Paulus berkata: "Ikutlah menderita sebagai seorang prajurit," (2 Timotius 2:3a). Ayat ini merupakan kata kunci dari bacaan kita hari ini.




Meresponi Penderitaan (2)

Oleh: Sujud Prasetio

Baca: 2 Timotius 2:1-13

"Seorang olahragawan hanya dapat memperoleh mahkota sebagai juara, apabila ia bertanding menurut peraturan-peraturan olahraga." 2 Timotius 2:5

Penderitaan merupakan bagian hidup manusia. Semua kita pernah mengalami penderitaan. Atau mungkin sementara Anda membaca renungan ini Anda sedang dalam penderitaan. Jika kedua-duanya tidak, pasti Anda akan mengalaminya. Kita sering kali mendengar jemaat Tuhan mengeluh ketika datang penderitaan. Atau mungkin kita pun mengalami hal yang sama. Apalagi merasa telah hidup benar di hadapan Tuhan. Pertanyaan yang hampir sama yang sering kita dengar adalah "mengapa?" dan "kenapa?" "Mengapa hal ini terjadi padaku? Kenapa bukan mereka yang jahat?" Barangkali kita tidak pernah mendapatkan jawabannya. Tetapi ada hal yang lebih penting untuk kita kerjakan, daripada sibuk dengan pertanyaan "mengapa?" maupun "kenapa?" Yaitu: menghadapinya, mengalahkannya dan mengatasinya.




Bersikap Jujur

Oleh: Sujud Prasetio

Baca: Mazmur 25:1-22

"Ketulusan dan kejujuran kiranya mengawal aku, sebab aku menanti-nantikan Engkau." Mazmur 25:21

Beberapa tahun yang lalu, saya melakukan kesalahan yang fatal. Karena dengki, saya mencuri uang bulek (tante). Ketika saya didakwa, saya mengelak dengan 1001 alasan. Dua tahun kemudian saya pun mengakuinya. Bagi saya mengakui kesalahan tidak membuat harga diri saya rendah. Justru inilah sikap yang seharusnya di lakukan. Bersikap jujur. Oleh karena itu saya tidak malu menyaksikan ini.




Di Sebuah Toko Serba Ada

Oleh: Puji R.

Di sebuah kota yang tidak terlalu ramai terdapat Toko Serba Ada yang dikelola oleh seorang yang dermawan. Kali ini ia mengadakan sebuah sayembara, sayembara ini menyediakan berbagai hadiah menarik dengan hadiah utama sebuah sepeda motor. Syaratnya mudah, namun penuh rahasia, karena Ia hanya menuliskan, "Belanjalah di toko kami dan dapatkan hadiahnya."

Sampai pada batas hari yang telah ditentukan, pengunjung toko tersebut masih tetap ramai, namun tak satupun pengunjung yang mengetahui rencana Sang pemilik Toko untuk menentukan siapa yang berhak mendapatkan hadiahnya.




Mengakui Kuasa Allah dalam Doa

Oleh: Puji R.

Matius 6:8

"Jadi janganlah kamu seperti mereka, karena Bapamu mengetahui apa yang kamu perlukan, sebelum kamu minta kepada-Nya."

Perkataan yang diucapkan oleh Tuhan Yesus ini hendak mengajarkan kepada kita tentang bagaimana caranya berdoa. Kalimat ini juga mau menyatakan tentang Kuasa Allah. Kuasa Allah yang menembus batas sampai kedalaman hati dan pikiran manusia.




Update Terakhir

  • 02/02/2010 - 06:07

Login pengguna


Ketik kata atau ayat:

Alkitab Bahan

Komentar-komentar terbaru

Beritahu Teman

Pengguna terbaru

  • kanachir kanio broto
  • berliani manurung
  • paulus
  • emiliaerliebudi
  • Samzzzzz

Siapa yang online

Saat ini terdapat 0 users dan 22 guests yang online.

Sindikasikan/RSS

Syndicate content