Klik x untuk menutup hasil pencarianCari di situs Artikel

Loading

Mari Kirimkan Tulisan Anda! sticky icon

Shalom,

Redaksi mengajak para pengunjung untuk mengirimkan hasil tulisan Anda berwujud artikel, cerita, tip, dan sebagainya.

Caranya mudah, klik saja http://artikel.sabda.org/form_kirim_tulisan dan ikuti prosedur selanjutnya. Artikel kiriman Anda harus bernafaskan Kristiani. Mohon kesabaran Anda karena hasil tulisan masih menunggu moderasi dari redaksi untuk kemudian ditampilkan di situs e-Artikel. Redaksi juga mengucapkan terima kasih untuk para pengunjung yang telah bersedia menuangkan hasil tulisannya pada situs kami. Semoga tulisan yang kita buat dapat menjadi berkat bagi sesama.

Tuhan memberkati. 

Syndicate content

Disiplin Pikiran

Oleh: Nikodemus Rindin
Sebab itu kukatakan dan kutegaskan ini kepadamu di dalam Tuhan: Jangan hidup lagi sama seperti orang-orang yang tidak mengenal Allah dengan pikirannya yang sia-sia dan pengertiannya yang gelap, jauh dari hidup persekutuan dengan Allah, karena kebodohan yang ada di dalam mereka dan karena kedegilan hati mereka. Perasaan mereka telah tumpul, sehingga mereka menyerahkan diri kepada hawa nafsu dan mengerjakan dengan serakah segala macam kecemaran.
Efesus 4:17-19

Hebat dan Sedahsyat Apakah Allah Kita, Apakah Allah Eksis Hingga Saat Ini?

Oleh: Andreas Soehardjo
Ini adalah sebuah pertanyaan yang konyol atau bahkan kurang ajar, tapi pertanyaan ini pernah muncul dalam hati dan pikiran saya sewaktu mama saya tercinta dipanggil pulang ke rumah Bapa. Rasa sedih, kecewa dan marah berkecamuk jadi satu di dalam hati hingga membuat saya begitu frustasi pada saat itu, di mana mama yang saya kasihi meninggalkan saya untuk selamanya sebelum saya sempat membalas budi kepada beliau. Sejak saat itu saya mulai meninggalkan Tuhan, datang ke gereja pun itu hanya dikarenakan sungkan kepada teman-teman dan pendeta karena mereka selalu datang bezoek ke rumah, boleh dibilang setiap hari saya selalu menyediakan waktu untuk berada di pemakaman mama dan itu berjalan bertahun-tahun hingga saya menikah dan mempunyai putri dan putra.

Ciptaan yang Ajaib

Oleh: SMT. Gultom

Manusia sekarang sudah banyak tahu juga mengenai kepribadian batiniah yang dimilikinya -yaitu roh dan jiwanya- tetapi hendaknya kita jangan membutakan diri bahwa sesungguhnya tubuh manusia itu sendiri merupakan suatu ciptaan Tuhan yang penuh mujizat dan menakjubkan. Tetapi banyak anak Tuhan kurang menghargai tubuh jasmani mereka dan kurang merawatnya. Dulunya, sebelum nafas Tuhan mulai memasukinya, tubuh manusia itu hanyalah segumpal tanah liat. Namun karena pekerjaan Roh Kudus yang sungguh ajaib, jadilah tanah itu menjadi tubuh jasmani yang hidup dan yang berfungsi dengan segala organisme, bagian-bagian dan anggotanya.

Betlehem : Kota Kelahiran Kristus Sang Juruselamat

(LUKAS 2:1-20; MATIUS 2:1-18)
Oleh: Samuel T. Gunawan, SE., M.Th

“(2:10) Lalu kata malaikat itu kepada mereka: "Jangan takut, sebab sesungguhnya aku memberitakan kepadamu kesukaan besar untuk seluruh bangsa: (2:11) Hari ini telah lahir bagimu Juruselamat,
yaitu Kristus, Tuhan, di kota Daud” (Lukas 2:10-11)
“(2:6) Dan engkau Betlehem, tanah Yehuda, engkau sekali-kali bukanlah yang terkecil di antara mereka yang memerintah Yehuda, karena dari padamulah akan bangkit seorang pemimpin, yang akan menggembalakan umat-Ku Israel” (Matius 2:6; Bandingkan Mikha 5:2)

Menabur Benih Kegigihan

Penulis: Yvonne Sumilat (sumilatxxx@xxx)

Siang itu saya mendapati raut wajah anak saya sedih dan marah tanpa saya ketahui apa sebab musababnya.

Ketika itu saya baru menghabiskan sekian puluh menit guna mencuci keset-keset yang ada di rumah saya. Ternyata kesibukan saya itu membuat saya kehilangan konteks. Meskipun saya tidak tahu pasti apa yang sudah terjadi, tetapi saya berusaha melempar kalimat-kalimat penghiburan.

Jawaban Doa

Oleh: Ev.Sudiana

Yak 5:16 doa orang yang benar, bila dengan yakin di doakan, sangat besar kuasanya.

Saudaraku, saya seorang ibu yang sangat suka mendoakan anak-anak saya supaya" bertobat, hidup benar di hadapan Tuhan, mencintai firman Tuhan dan melakukannya"

Karena saya tahu keterbatasan saya seorang ibu yang terbatas tidak dapat menjaga anak-anak saya selama 24 jam atau sepanjang hidup anak.
Itulah gunanya doa.

Syndicate content