Klik x untuk menutup hasil pencarianCari di situs Artikel

Loading

You are hereWanita / Bendera Kehidupan

Bendera Kehidupan


Oleh: Juandi Simaungkalit

Bacaan: Rut

Banyak dalam kehidupan manusia di dunia ini merasa kalau hidup ini adalah sebuah tantangan yang harus dijalani. Selain itu, banyak juga yang berpendapat kalau kehidupan adalah pilihan. Saya percaya bahwa kehidupan adalah rencana Allah saja. Saat ini, saya akan membahas salah satu kisah dari Alkitab yang membahas kehidupan. Kisah tersebut menginspirasikan hidup saya untuk berjalan dalan kehidupan ini, yang membuat saya semakin semangat untuk mengibarkan kehidupan pribadi saya, sehingga melalui bendera kehidupan saya banyak orang melihat dan menjadi berkat bagi banyak orang. Kisah tersebut saya ambil dari kisah seorang wanita yang setia kepada mertuanya yaitu Ruth.
Kitab Rut hanya terdapat pada 4 pasal dalam Alkitab, namun kitab ini masuk dalam kanon Alkitab, dan diakui oleh bapa-bapa gereja. Kisah ini adalah kebenaran yang sangat luar biasa. Dari kisah tersebut saya ambil judul yaitu bendera kehidupan. Kita lihat Rut pasal 1. Di sana diceritakan masa itu, masa kelaparan di Betlehem, dan ada keluarga yang mengungsi ke Moab, nama orang itu ialah Elimelekh. Namun kalau kita baca semua kisah itu, akhirnya Elimelekh dan 2 orang anaknya mati, dan tinggal isteri dari Elimelekh dan 2 orang menantunya saja yang hidup. Nama isteri Elimelekh adalah Naomi, dan nama menantunya adalah Orpa dan Rut. Akhirnya Orpa kembali ke rumah orang tuanya, namun Rut mengikuti mertuanya. Kesetiaan Rut mendapatkan hasil dan pasal 2 sampai 4 menceritakan kehidupannya yang akhirnya menjadi isteri Boas. Ada beberapa ketidak logisan yakni:

1. Rut adalah orang Moab (1:4), namun orang Israel menerima Rut menjadi bagian dari Israel.
2. dari keturunan Boas lah nanti lahir mesias, karena Boas adalah kakek dari Isai, di mana Isai adalah ayahnya raja Daud (4:21-22).

Dari kesimpulan kejadian tersebut saya mendapat beberapa berkat yang membuat saya semakin percaya Tuhan. Saya yakin semuanya adalah rencana Tuhan. Alasan saya kenapa harus menulis bendera kehidupan adalah:


1. Rut mengalami kehidupan pahit dalam hidupnya, namun tetap bertahan, dan akibatnya bendera hidupnya dapat berkibar dan menghasilkan sesuatu yang besar bagi kehidupan manusia.
2. zaman dahulu saya rasa Rut tidak mengetahui rancangan Allah Israel dalam hidupnya, namun Rut tetap memilih berjalan saja dengan melalui semua tantangan dalam hidupnya. Ia memilih untuk berjalan bersama mertuanya, dan dia berhasil menjadi seorang perempuan yang melahirkan keturunan bagi generasinya.

Aplikasi yang saya temukan adalah:
Banyak orang percaya yang tidak mengetahui bahwa Tuhan memakai hidupnya dalam rencana yang besar. Banyak orang merasa yang aku lakukan adalah kecil, namun saya percaya kehidupan setiap orang yang kecil adalah dampak yang besar bagi generasinya maupun generasi berikutnya. Oleh karena itu, lakukanlah tanggung jawab yang kelihatan kecil tersebut dengan sepenuh hati. Yang kedua, banyak orang percaya mungkin mengatakan, aku telah mengikuti apa yang Tuhan minta, namun aku selalu seperti biasanya. Saya mau katakan kepada setiap pembaca artikel ini, jangan berhenti melakukan pekerjaan kita, walaupun kelihatan hina. Sama seperti Rut, yang pada akhirnya menjadi seorang yang berdampak besar. Jangan takut, hadapi hidup ini dengan ucapan syukur, dan tetap semangat, serta bersyukur kepada Tuhan atas apa yang Tuhan rancangkan bagi hidup kita.

Pesan saya adalah:
1. kalau pembaca artikel ini adalah pria, saya menghimbau, carilah perempuan yang seperti Rut. Temukan Rut dalam hidupmu.
2. kalau pembaca seorang wanita, berusahalah belajar dari Rut, supaya suatu saat akan tiba bahwa seorang Boas akan mengajak engkau jadi isterinya.

GBU all....

Tinggalkan Komentar