Oleh:Walsinur Silalahi
Waktu umur pernikahan kami menjelang lima tahun dan anak-anak sudah mulai sekolah,isteri saya banyak memberikan waktunya hanya kepada anak-anak.Kami tdk mempunyai pembantu,sehingga isteri saya sendiri bekerja ngepel lantai rumah,mencuci,seterika dll. Seringkali dia bekerja hingga larut malam. Badannya mulai kurus,tdk secantik dulu lagi dan setiap hari kelihatan capek. Suatu hari saya melihatnya sedang membersihkan tumpukan pakaian kotordi kamar mandi.Dahinya basah oleh cucuran keringat. Lalu aku pelan2 menghampirinya dan tiba2 aku peluk tubuhnya dan berkata:"Ma,biarkan aku membersihkan pakaian2 kotor ini".Dia tersenyum,dan mempersilahkan saya meneruskan pekerjaan mencuci.
Oleh: Walsinur Silalahi
Anak-anak sudah dewasa,tetapi hubungan dengan isteri makin tdk harmonis,aku jadinya stress memikirkan tingkah isteriku yang anggap remeh thd aku. Sudah seringkali isteriku itu kuperingatkan tetapi ,tdk ditanggapi.Dia malah sering mengajak bertengkar .Mungkin suatu saat aku menjadi bahan berita di TV karena kesabaranku ada batasnya.Sudah sepuluh tahun ini dia bertingkah demikian.
Oleh : Mundhi Sabda Hardi Lesminingtyas
Ketika Dika duduk di kelas 4 SD, saya harus mondar-mandir berurusan dengan wali kelas dan kepala sekolahnya. Pasalnya, menurut observasi wali kelas dan kepala sekolah, Dika yang duduk di kelas unggulan itu tercatat sebagai anak yang bermasalah.
Oleh : Walsinur Silalahi
Ketika kita mempelajari perintah mengenai menghormati orangtua,kita akan melihat bahwa ini adalah ringkasan bagaimana Allah menginginkan kita bersikap terhadap semua orang,bukan hanya orangtua kita.(Roma 13:6-10).Selama kita bertumbuh,kita menemukan beberapa jenis otoritas lain yang juga harus kita hormati.Pada mulanya,semua manusia dimaksudkan untuk gentar kepada Allah.Dia adalah Pencipta dan Raja atas segala sesuatu dan kita harus memberi hormat dan taat secara penuh kepadaNya.Para orangtua memelihara dan melindungi anak-anak mereka.Para suami memelihara dan melindungi isteri mereka.Para raja atau penguasa memelihara dan melindungi rakyat,dan juga para pendeta dan penatua memelihara dan melindungi gereja.Orang-orang ini tdk dapat melaksanakan tugas yang diberikan Allah kepada mereka apabila mereka terus-menerus berdebat dengan orang2 yang berada dibawah otoritas mereka untuk menentukan apa yg terbaik.Jadi Allah telah memberikan otoritas kepada mereka.Orang2 yang mereka pimpin harus menghormati dan mentaati mereka.Memang orang-orang yg berkuasa tdk selalu benar.Namun selama mereka tdk memerintahkan kita untuk tidak taat kepada Allah,kita harus menghargai dan menaati mereka.Apabila kita tdk menunjukkan rasa hormat kepada pemimpin,itu berarti kita tdk menghormati Allah,yang telah menetapkan mereka menjadi pemimpin kita.(Roma 13:1-2)
Oleh : Walsinur Silalahi
Pada umumnya kita menginginkan suasana damai,ceria dalam kehidupan keluarga. Suasana demikian perlu diupayakan oleh orangtua sebagai motivator terhadap perilaku anggota keluarga dhi anak-anak.Kebiasaan komunikasi yang tdk sehat dapat mengakibatkan kedamaian tdk akan pernah dicapai seperti mengeluarkan nada suara yang kasar,mata melotot dan jawaban kasar yg tdk pantas. Untuk mencapai kehidupan keluarga yang damai,ceria, maka kebiasaan2 sbb perlu dilakukan.
Penulis : Roswitha Ndraha
Topik ini tercetus dari ayah saya waktu dia menonton talkshow Oprah Winfrey di TV beberapa bulan lalu. Oprah mewawancarai Lisa-Marie Presley, putri mendiang raja rock tahun 60-an, Elvie Presley. Sebagai anak orang yang terkenal, kehidupan Lisa-Marie pastilah tidak terkendala oleh uang. Tapi, apakah dia bahagia? Ayahnya mati tidak wajar. Pernikahannya dengan Michael Jackson yang seumur jagung itu, terus-menerus menjadi sorotan pers. Oprah menanyai Presley bagaimana dia menjalani hidup sebagai anak orang terkenal dan apa akibat hal-hal itu bagi keluarganya saat ini.
Penulis : Bagus Pramono
2.A. PERAN IBU DALAM RUMAH-TANGGA
Ibu adalah salah satu tonggak penting dalam keluarga. Sejak awal penciptaan manusia, Hawa melengkapi kebutuhan Adam. Ia melengkapi kebutuhan emosi, intelektual, dan sosial Adam. Kekosongan dalam diri laki-laki diisi oleh peran perempuan, demikian sebaliknya. Itulah yang menjadi dasar suatu pernikahan. Didalam Alkitab tidak pernah disebutkan bahwa perempuan adalah makhluk ciptaan kelas dua dan menurut pandangan kristiani, perempuan mempunyai martabat yang setara dengan laki-laki.
Tetapi dalam kehidupan berkeluarga Firman Allah mengajar kepada kita demikian :
Sumber: Gema Sion Ministry
"Didiklah orang muda menurut jalan yang patut baginya, maka pada masa tuanyapun ia tidak akan menyimpang dari pada jalan itu" [ Amsal 22:6 ].
Yang dimaksud dengan orang muda dalam ayat ini adalah anak kecil. Pada umumnya istilah anak kecil yang dimaksud berumur sekitar 5 tahun. Alkitab mengajarkan supaya anak kecil dididik menurut jalan yang patut baginya. Apabila hal ini dilakukan, maka akan genaplah janji yang indah ini yaitu, pada masa tuanyapun ia tidak akan menyimpang dari jalan itu. Seorang anak yang dididik dengan benar, akan menjadi setia sampai masa tuanya. Anak ini tidak akan menyimpang kekiri atau kekanan, ia tidak akan murtad, ia tidak akan meninggalkan Tuhan, ia akan setia sampai akhirnya. Betapa indahnya janji firman Tuhan ini, terutama bagi para orang tua. Ada suatu kepastian bahwa anak-anaknya tidak akan menyimpang dari jalan Tuhan.
Penulis : JED-ReVoLuTiA
Aku bersyukur kepada Tuhan yang telah mengasihiku dan memeliharaku. Dia telah memeliharaku secara jasmani dan juga secara rohani. Dia telah memberikan aku sebuah keluarga jasmani yang rela dan tidak malu untuk merawat dan membesarkan seorang anak yang bermasalah sepertiku.
Penulis : Pdt. Dr. Paul Gunadi
Di Amerika Serikat, setiap tahunnya sekitar 28% penduduknya mengalami gangguan mental, termasuk di antaranya tujuh juta anak-anak serta remaja dan 15% hingga 25% di antaranya adalah orang tua yang berusia 65 tahun ke atas. Lebih lanjut, kira-kira 30.000 orang mengakhiri hidup mereka setiap tahunnya. berita yang dipublikasikan oleh majalah Nurse Week, Vol. 13, No.12 ini sudah tentu mencengangkan kita semua dan membuat kita bertanya, apa gerangan yang membuat begitu banyak orang di sana hidup merana.