Klik x untuk menutup hasil pencarianCari di situs Artikel

Loading

You are hereDoa

Doa


Doa di Dalam Nama Yesus

Oleh: Yon Maryono

Bila kita mendengar akhir sebuah doa, sering kita dengar ucapan “Di dalam nama Tuhan Yesus”. Kalimat ini, kadang ducapkan dengan sungguh-sungguh, kadang diucapkan dengan cepat. Kesannya akhir doa itu sebuah formula yang ditiru oleh generasi ke generasi. Di sisi lain, kita juga mendengar pendoa menghilangkan kalimat itu. Apapun ungkapannya, yang mengkuatirkan adalah mereka mengucapkan atau menghilangkan kalimat itu karena kurang memahami maknanya.

Dalam lingkaran organisasi sekuler, seorang pejabat, katakanlah Direktur yang menandatangani sebuah dokumen atas nama Direktur Utamanya, diartikan kekuasaan dan kewenangan Direktur itu seperti kekuasaan dan kewenangan Direktur utamanya. Dia telah dipercaya penuh, sehati dan sepikir antara pemberi kuasa dan yang dikuasakan.

Kuasa Doa

Oleh: Ev. Margareth Linandi

Setiap pemimpin punya kuasa untuk berbuat sesuatu. Contohnya: seorang pemimpin punya kuasa untuk memimpin anak buahnya mengikuti kebaktian doa sebelum memulai pekerjaan dan memecat anak buahnya jika dia tidak taat pada pemimpin.

Bicara soal kuasa, percayakah kita bahwa perkataan kita mengandung kuasa? Ya benar. Kuasa untuk membangun dan untuk menjatuhkan. Contoh: ketika orang tua sering mengucapkan kata bodoh terus menerus pada anaknya, maka lama kelamaan anak itu menjadi bodoh.

Indahnya Berdoa

Oleh: Ev. Margareth Linandi

Setiap kita pasti sudah tahu makna doa itu. Doa adalah bagian paling penting dari hidup orang Kristen yaitu nafas. Seperti halnya kalau kita tahan nafas 1 menit saja, kita mungkin akan sesak nafas. Dengan kata lain doa itu penting dan indah.

Seorang ayah sedang sibuk dalam pekerjaannya sebagai insinyur. Dia sibuk mendesain gambar bangunan untuk proyeknya. Sang ayah terlalu sibuk sampai lupa bahwa anaknya Andi butuh diperhatikan dan disayang.

Doa Mengubah Segala Sesuatu

Oleh: Margareth Linandi

Setiap orang di dunia pasti menginginkan adanya mujizat yang datang dari atas. Banyak contoh misalnya orang yang sakit keras dan hampir tidak bisa disembuhkan (sudah mencapai kanker stadium lanjut) selalu mengharapkan mujizat terjadi, di lain sisi, seseorang yang kondisi ekonominya hampir bangkrut berharap ada mujizat dari Tuhan dan ekonomi kembali pulih. Seseorang yang keluarganya broken home juga menginginkan adanya mujizat yang nyata dalam kehidupan keluarga.

Upah Kesetiaan

Oleh: Ev. Sudiana

Tuhan adalah pengatur administrasi hidup kita yang paling baik. Mungkin saudara bertanya kepada saya: Kenapa?

Karena saya percaya Allah tidak pernah lupa dan tidak pernah gagal mengetahui segala sesuatu; dia tahu persis kapan saudara berjuang dan apa yang saudara perbuat; karena setiap tetes air matamu pun karena berjuang di dalam iman -- Tuhan perhitungkan.

Mazmur Daud mengatakan:

Maz. 56:9 "Sengsaraku Engkaulah yang menghitung-hitung, air mataku Kautaruh ke dalam kirbat-Mu. Bukankah semuanya telah Kau daftarkan?" Semua itu akan Tuhan perhitungkan sebagai upah.

Hanya persoalannya pemahaman kita upah itu akan kita terima nanti di surga; sehingga ada nyanyian:

Sekolah Minggu: di surga nanti pake baju putih atas kepala mahkota emas

Godaan-Godaan Doa

Oleh: Yoe

Doa bagi umat Kristiani merupakan salah satu makanan utama dan jiwa dalam karya kerasulan tetapi doa juga merupakan salah satu bidang yang sering ditantang dan digodai. Godaan doa sangat bervariasi dan kuat karena begitu semangat doa mulai melemah atau bahkan hilang sama sekali maka hal itu akan mempengaruhi semua aspek kehidupan umat Kristen. Godaan terhadap doa merupakan godaan yang paling kuat yang dapat terjadi pada siapa saja mulai dari mereka yang pemula, pada mereka yang bertekun dalam doa sampai pada para mistik. Adapun macam-macam godaan doa adalah:

  1. Tidak ada motivasi yang cukup
  2. Godaan ini berusaha menahan orang pada tingkat alasan yang dangkal untuk berdoa yang pada akhirnya dapat mengakibatkan doa kita menjadi lemah, jarang dan tidak mampu membuat pembaharuan.

Never Give Up!

Oleh: Lia Sutandio

Seorang wanita bernama Lovely sedang mengalami suatu kebosanan dengan keadaan dirinya yang mengalami berbagai masalah yang tiada hentinya. Dia mengalami begitu banyak tekanan di perusahaannya. Dia sedang menantikan mujizat untuk hubungannya dengan calon suaminya. Dia juga mengalami masalah dalam keluarganya. Dan semuanya itu seperti tidak ada ujungnya.

Puncaknya, pada suatu hari, Lovely menangis tiada hentinya sepanjang hari itu, tidak bisa konsentrasi dalam mengerjakan segala sesuatunya, mengalami banyak kesalahan, sehingga masalah-masalah kecil pun mulai menambah beban di hati dan pikirannya.

Don't Give Up

Oleh: Dede's Parent

Berjuang Melawan Kanker

Kami tidak pernah menyangka ataupun siap menerima ketika harus menghadapi masalah ini. Dede (nama panggilan/kesayangan), anak kedua kami, yang periang, lucu, dan aktif, ternyata mengidap penyakit berbahaya dalam tubuhnya. Vonis dokter tentang penyakit Dede kami terima saat berumur 5 tahun, dan betapa hancur hati kami saat kami mendengarnya.

Kira-kira awal tahun 2006, kaki Dede sering sekali memar, kami berpikir bahwa itu disebabkan karena terbentur sesuatu. Memang Dede adalah anak yang tak bisa diam, aktif sekali. Maka, setiap kali dia memar kami beri dia Thrombopop gel. Namun belum satu memar hilang dari kakinya, sudah ada memar baru lagi. Di samping itu, setiap kali dia muntah, di mukanya akan muncul bintik-bintik merah seperti pembuluh darah yang pecah. Bintik merah itu muncul pertama kali pada saat dia pingsan karena tersedak makanan. Peristiwa itu terjadi satu minggu sebelum Natal 2004. Dia muntah dan ada potongan daging ayam yang menyangkut di lehernya dan tersedak. Mukanya membiru dan badannya telah lemas. Puji Tuhan, saya masih bisa memberikan pertolongan secepatnya meskipun dalam kepanikan yang amat sangat saat itu. Sejak saat itu setiap kali dia muntah muncul bintik-bintik merah lagi di muka atau badannya.

Mengakui Kuasa Allah dalam Doa

Oleh: Puji R.

Matius 6:8

"Jadi janganlah kamu seperti mereka, karena Bapamu mengetahui apa yang kamu perlukan, sebelum kamu minta kepada-Nya."

Perkataan yang diucapkan oleh Tuhan Yesus ini hendak mengajarkan kepada kita tentang bagaimana caranya berdoa. Kalimat ini juga mau menyatakan tentang Kuasa Allah. Kuasa Allah yang menembus batas sampai kedalaman hati dan pikiran manusia.

Kuasa Doa Kuasa Siapa

Penulis: Lesminingtyas

Sebelum menghadiri kegiatan terapi kelompok senasib yang diselenggarakan LK3, saya menyempatkan diri untuk mengunjungi teman senasib di kawasan Jakarta Pusat. Saya katakan senasib, karena kami berdua memiliki masalah yang relatif sama. Kami berdua kebetulan memiliki pengalaman pahit yang sama, yang bisa diandaikan dengan kehilangan sebuah permata yang sangat kami cintai. Sebenarnya teman saya itu telah lama mengharapkan saya datang ke rumahnya.

Tinggalkan Komentar