Renungan
Hati Nurani dan Moral
Penulis : Dr. R.C. Sproul
Ketika kita harus memilih di dalam bidang moral maka nyatalah fungsi hati nurani sangat rumit. Hukum Allah memang tidak berubah untuk selamanya. Namun disamping taat kepada hukum-hukum ini kita juga perlu mengusahakan agar hukum-hukum ini mencapai keharmonisan dalam hati kita.
Saya Melihat Harapan
Tiba-tiba pintu ruang bersalin terbuka. Seorang dokter dengan pakaian khusus keluar. "Istri Anda dalam keadaan baik. Namun sayang keadaan bayinya membahayakan jiwa istri Anda. Ada satu hal yang harus Anda putuskan, keselamatan istri Anda atau bayinya. Saya tahu hal ini sulit, namun kami telah berusaha sekuat mungkin. Akhirnya kami harus menemui Anda, sebab keputusan Anda amat menentukan. Jika Anda sudah siap, silahkan kami dihubungi dan menandatangani formulir ini", setelah berkata demikian dokter tersebut memeluk bahu pria yang diajak bicara. Sorot matanya di balik kaca mata yang tebal memberi semangat pada pria yang tubuhnya gemetar.
Diusir
Diusir kalau dalam terminologi yang kita pikirkan memang bukan sesuatu hal yang menyenangkan. Namun diusir dalam cerita ini merupakan sesuatu hal yang menyenangkan. Adam dan Hawa diusir dari taman eden bukan karena berbuat dosa melainkan memang dia diciptakan untuk cultivate (menatalayani) bumi. Mereka tidak boleh berlama-lama di tempat training centrenya (di taman eden) melainkan harus keluar dari taman itu dan mulai berkarya di luar eden. Pengusiran yang menyenangkan. Ketika Tuhan Yesus disalib, Maria dan Yohanes berdiri di bawah salib melihat Dia. Seorang ibu yang pernah melahirkan anaknya yang sekarang tergantung di kayu salib, pasti lah sedih dan ingin berlama-lama di situ. Anak yang dulu dia lahirkan di kandang domba, dia besarkan, dia beri makan, dan bercanda dengan anak itu (di film passion of the Christ ada sedikit digambarkan adegan mereka berbincang-bincang tentang meja, tapi begitulah sedikit penggambarannya), bagaimana perasaan si ibu melihat anaknya sekarang begini, pasti sedih luar biasa.
Iblis Bahagia
Jika si Iblis menulis ucapan bahagianya, maka bunyinya mungkin akan seperti ini:
- Berbahagialah orang yang terlalu capek, sibuk sehingga tidak punya waktu untuk bersekutu satu jam saja dengan TUHAN. Mereka adalah rekan kerjaku yang paling hebat.
- Berbahagialah orang yang menunggu ditegur dan mengharapkan pujian. Aku bisa memperalat mereka.
Bersyukur...
Aku tak selalu mendapatkan apa yang kusukai, oleh karena itu aku selalu menyukai apapun yang aku dapatkan. Kata-Kata Diatas merupakan wujud syukur. Syukur merupakan kualitas hati yang terpenting. Dengan bersyukur kita akan senantiasa diliputi rasa damai, tentram dan bahagia. Sebaliknya, perasaan tak bersyukur akan senantiasa membebani kita. Kita akan selalu merasa kurang dan tak bahagia.
Bersepeda Bersama Yesus
Penulis : Deisy
Pada awalnya, aku memandangTuhan sebagai seorang pengamat; seorang hakim yang mencatat segala kesalahanku, sebagai bahan pertimbangan apakah aku akan dimasukkan ke surga atau dicampakkan ke dalam neraka pada saat aku mati. Dia terasa jauh sekali, seperti seorang raja. Aku tahu Dia melalui gambar-gambar-Nya, tetapi aku tidak mengenal-Nya.
Berpikir Sederhana
Terpetik sebuah kisah, seorang pemburu berangkat ke hutan dengan membawa busur dan tombak. Dalam hatinya dia berkhayal mau membawa hasil buruan yang paling besar, yaitu seekor rusa. Cara berburunya pun tidak pakai anjing pelacak atau jaring penjerat, tetapi menunggu di balik sebatang pohon yang memang sering dilalui oleh binatang-binatang buruan.