Oleh : Walsinur Silalahi
Ketika kita mempelajari perintah mengenai menghormati orangtua,kita akan melihat bahwa ini adalah ringkasan bagaimana Allah menginginkan kita bersikap terhadap semua orang,bukan hanya orangtua kita.(Roma 13:6-10).Selama kita bertumbuh,kita menemukan beberapa jenis otoritas lain yang juga harus kita hormati.Pada mulanya,semua manusia dimaksudkan untuk gentar kepada Allah.Dia adalah Pencipta dan Raja atas segala sesuatu dan kita harus memberi hormat dan taat secara penuh kepadaNya.Para orangtua memelihara dan melindungi anak-anak mereka.Para suami memelihara dan melindungi isteri mereka.Para raja atau penguasa memelihara dan melindungi rakyat,dan juga para pendeta dan penatua memelihara dan melindungi gereja.Orang-orang ini tdk dapat melaksanakan tugas yang diberikan Allah kepada mereka apabila mereka terus-menerus berdebat dengan orang2 yang berada dibawah otoritas mereka untuk menentukan apa yg terbaik.Jadi Allah telah memberikan otoritas kepada mereka.Orang2 yang mereka pimpin harus menghormati dan mentaati mereka.Memang orang-orang yg berkuasa tdk selalu benar.Namun selama mereka tdk memerintahkan kita untuk tidak taat kepada Allah,kita harus menghargai dan menaati mereka.Apabila kita tdk menunjukkan rasa hormat kepada pemimpin,itu berarti kita tdk menghormati Allah,yang telah menetapkan mereka menjadi pemimpin kita.(Roma 13:1-2)
Penulis : Eka Darmaputera
Kita telah membahas betapa keras, tandas, dan lugasnya perintah Tuhan kepada anak-anak agar menghormati orang tua mereka. Dijanjikan-Nya pahala paling mulia bagi yang mematuhinya, dan diancamkan-Nya hukuman paling mengerikan bagi para pelanggarnya. Ya!
Penulis : Job Palar
Jakarta - Jika sebuah kisah dituturkan dengan menggunakan kata ganti orang pertama "saya", pastilah kisah yang mengalir adalah pengalaman batin dari si pencerita itu sendiri. Kisah-kisah yang hadir dalam buku Tangan yang Menenun ini adalah juga sebuah kisah batin dari seorang ibu yang berstatus orang tua tunggal tapi berperan ganda-ayah sekaligus ibu dari anak-anaknya.
Sumber: Gema Sion Ministry
"Dan kamu, bapa-bapa, janganlah bangkitkan amarah di dalam hati anak-anakmu, tetapi didiklah mereka di dalam ajaran dan nasihat Tuhan" [ Efesus 6:4 ].
Penulis : Gurgur Manurung
Beberapa bulan yang lalu saya menjaga ibuku di salah satu rumah sakit swasta di Balige. Pada pukul 2 pagi, datang pasien baru di kamar tempat ibu saya dirawat. Pasien baru itu berumur 50 tahun dan diantar seorang anak kecil berumur 10 tahun dan duduk di kelas 4 Sekolah Dasar (SD). Sebelum pasien baru itu masuk, jumlah pasien di kamar itu 4 orang, setelah pasien baru masuk jumlahnya 5 orang dan semuanya perempuan dengan umur rata-rata 50 tahun.
Penulis : Conan
Ada sebatang pohon mangga. Daunnya rimbun, sarat berbuah sepanjang tahun. Seorang anak kecil sangat senang bermain di pohon mangga setiap harinya. Memanjat ke puncak pohon, merayap ke dahan, dan memetik buahnya. Kemudian meluncur turun bersandar di batang pohon dan terlelap dalam kesejukan naungan daun yang rimbun. Ia mencintai pohon mangga itu dan demikian pula pohon mangga itu kepadanya.
Bahkan Seorang Anak Berusia 7 Tahun Melakukan yang Terbaik Untuk...
Penulis : Karen Kingsbury
Kisah berikut ini sangat menyentuh perasaan, dikutip dari buku "Gifts From The Heart for Women" karangan Karen Kingsbury. Kisahnya sbb:
Saya Juga Mencintaimu dengan Segenap Jiwa Ragaku...
Kisah berikut ini sangat menyentuh perasaan, dikutip dari buku "Gifts From The Heart for Women" karangan Karen Kingsbury. Buku ini dapat Anda peroleh di toko buku Gramedia, maupun toko buku lainnya. Kisahnya sbb: Bahkan Seorang Anak Berusia 7 Tahun Melakukan Yang Terbaik Untuk ....... Di sebuah kota di California, tinggal seorang anak laki2 berusia tujuh tahun yang bernama Luke. Luke gemar bermain bisbol. Ia bermain pada sebuah tim bisbol di kotanya yang bernama Little League. Luke bukanlah seorang pemain yang hebat. Pada setiap pertandingan, ia lebih banyak menghabiskan waktunya di kursi pemain cadangan. Akan tetapi, ibunya selalu hadir di setiap pertandingan untuk bersorak dan memberikan semangat saat Luke dapat memukul bola maupun tidak.
Penulis : Eka Darmaputera
Tahukah Anda bahwa hukum kelima dari Dasa Titah mempunyai dua versi? Yang pertama termuat dalam Keluaran 20:12, bunyinya: "Hormatilah ayahmu dan ibumu". Yang kedua tertulis dalam Imamat 19:31, bunyinya: "Setiap orang di antara kamu haruslah menyegani ibunya dan ayahnya ." Yang satu menyebut "ayah" terlebih dahulu, baru "ibu". Sementara yang lain, sebaliknya. Besar kemungkinan tidak ada perbedaan substansial yang pantas dibicarakan mengenai perbedaan tersebut. Namun, para rabi Yahudi toh tak urung menangkap juga nuansa yang-menurut mereka-cukup bermakna.
Waktu kamu berumur 1 tahun, dia menyuapi dan memandikanmu ... sebagai balasannya ... kau menangis sepanjang malam.