Renungan
Tiga Macam Waktu Tuhan
Penulis : Gideon Kristian
Dalam membicarakan waktu Tuhan, kita bertemu dengan tiga istilah dalam Alkitab (bah. Aslinya)
1. Waktu Kronos
Yang dimaksud Kronos adalah waktu yang biasa, yang selalu ada. kronos menunjukan jangka waktu tertentu, entah itu waktu yang singkat (sekejap mata, Luk 4:5) Atau waktu yang lama (Luk 8:27; 20:9). Dengan demikian kita mengerti bahwa kata Yunani kronos dipakai berhubungan dengan jam, bulan, dan tahun. Waktu kronos adalah siklus waktu yang biasa.
Siapakah Debata (Dewata) itu?
Penulis : Rheinhard Sinaga
Tuhan melarang penyembahan kepada ilah-ilah asing [Keluaran 20 ayat 3-5]. Penyembahan kepada ilah-ilah asing merupakan perzinahan rohani yang menduakan Tuhan [Imamat 20 ayat 6]. Siapakah yang termasuk ilah-ilah asing? Ilah-ilah asing adalah ilah, tuhan sembahan bangsa-bangsa [1 Tawarikh 16 ayat 26]. Hanya Tuhan yang telah datang sendiri ke dunia ini, Tuhan kita YESUS KRISTUS, sebagai satu-satunya TUHAN pencipta alam semesta yang patut disembah oleh seluruh ciptaan-Nya.
Renungan Awal Tahun: Pilihlah
Penulis : Donny A. Wiguna
Ayub 5:6-7 Karena bukan dari debu terbit bencana dan bukan dari tanah tumbuh kesusahan; melainkan manusia menimbulkan kesusahan bagi dirinya, seperti bunga api berjolak tinggi.
Tangis dan Senyum Natal
Penulis : Julius Kardinal Darmaatmadja
TANGIS kelahiran Bayi Anak Maria di Bethlehem memecah kesunyian malam Natal. Bagi umat Kristiani, tangis ini menjadi lonceng yang menengarai peristiwa mahapenting dalam sejarah umat manusia. Allah yang amat prihatin terhadap situasi manusia yang dikuasai dosa datang sebagai Penyelamat.
Minggu Advent: Menanti dan Introspeksi
Penulis : Weinata Sairin
Keunikan dan kekayaan dari sebuah negara Indonesia adalah bahwa berbagai agama hidup dan tumbuh kembang dengan leluasa di dalamnya. Indonesia bukan negara agama yang mengakomodasi ketunggalan agama, tetapi sebuah negara Pancasila yang mengakomodasi kemajemukan agama. Bahkan negara menjamin kemerdekaan tiap-tiap penduduk untuk memeluk agamanya masing-masing dan beribadat menurut agama dan kepercayaannya. Dari pengalaman empirik, relasi antarumat beragama berlangsung dengan baik. Sikap saling menolong, saling respek, saling mengunjungi dan saling mengucapkan selamat pada hari-hari raya keagamaan terwujud dalam keseharian untuk melakukan hal-hal itu, mereka tidak diatur oleh ketentuan perundangan apapun juga; sebab realitas itu merupakan aktualisasi dari nilai-nilai luhur ajaran setiap agama. Bukan hanya lima agama yang hidup di Indonesia seperti yang acap diklaim pemerintah: Islam, Kristen, Katolik, Hindu dan Buddha.
Mempersiapkan Natal
Penulis : Herlianto
"Ketika mereka di situ tibalah waktunya bagi Maria untuk bersalin, dan ia melahirkan seorang anak laki-laki, anaknya yang sulung, lalu dibungkusnya dengan lampin dan dibaringkannya di atas palungun, karena tidak ada tempat bagi mereka di rumah penginapan." (Lukas 2:6-7).
Sangat Mudah
Ada seseorang saat melamar kerja, memungut sampah kertas di lantai ke dalam tong sampah, dan hal itu terlihat oleh peng-interview, dan dia mendapatkan pekerjaan tersebut.
Seorang Bayi Mungil ...
Seorang Bayi Mungil Hanya Mampu Hidup Selama 6 Jam, Tetapi ...
Penulis : Karen Kingsbury
Sepasang suami istri hidup bahagia. Sejak 10 tahun yang lalu, sang istri terlibat aktif dalam kegiatan untuk menentang ABORSI, karena menurut pandangannya, aborsi berarti membunuh seorang bayi.
Arti Sebuah Derita
1 Petrus 4:1 Jadi, karena Kristus telah menderita penderitaan badani, kamupun harus juga mempersenjatai dirimu dengan pikiran yang demikian,
karena barangsiapa telah menderita penderitaan badani, ia telah berhenti berbuat dosa
Jangan Berhenti Pada Jembatan Saja
Ibrani 4:16 Sebab itu marilah kita dengan penuh keberanian menghampiri takhta kasih karunia, supaya kita menerima rahmat dan menemukan kasih karunia untuk mendapat pertolongan kita pada waktunya. Sudahkah kita mendapat pertolongan pada waktunya? Saat Saudara menempatkan Yesus pada posisinya yang tepat, yaitu sebagai Tuhan, pada saat itu juga kita menerima sebuah hak yang istimewa. Hak ini adalah hak untuk masuk ke tahta karunia-Nya setiap saat. Bukankah ini suatu yang sangat luar biasa ! Suatu kehormatan bagi kita untuk dapat masuk dengan penuh keberanian masuk ke ruangan tahta kerajaan-Nya yang luar biasa. Tapi bukan ini saja, kita dapat mendekati Dia dan meminta apa saja yang kita mau. Itu hak kita!