Renungan

Berpikir Negatif Tidak Menguntungkan

Penulis : Andrew Ho "No empowerment is so effective as self-empowerment. In this world, the optimists have it, not because they are always right, but because they are positive. Even when wrong, they are positive, and that is the way of achievement. - Tidak ada kekuatan yang paling efektif dibandingkan kekuatan dari dalam diri sendiri. Di dunia ini, hanya orang-orang optimis yang mempunyai kekuatan besar. Bahkan ketika segalanya berjalan keliru, mereka tetap positif dan itulah jalan menuju prestasi." (David Landes - California) Baca selengkapnya ... about Berpikir Negatif Tidak Menguntungkan

Ucapan Selamat

Salah satu kegiatan yang paling saya suka adalah mengucapkan selamat ulang tahun kepada teman. Saya berusaha untuk selalu mengetahui kapan tanggal ulang tahun mereka. Untuk itu saya punya catatan tersendiri, dimana setiap awal bulan, saya bisa melihat siapa-2 yang akan berulang tahun pada bulan berjalan. Baca selengkapnya ... about Ucapan Selamat

Berbagi Ketegaran

Penulis : Lesminingtyas

Ketika komunitas kami mengadakan retret di sebuah villa, seperti biasa teman-teman berubah layaknya celebrities yang suka potret sana potret sini. Seorang teman dengan kamera digital barunya sangat bersemangat memotret setiap polah tingkah temannya. Sangatlah manusiawi jika seseorang senang dengan foto-foto yang menampilkan gambar dirinya dalam pose yang menawan. Namun apa jadinya ketika teman laki-laki kami yang itu diambil gambarnya ketika ia sedang tidur dengan sarungnya yang terbuka, sehingga CDnya yang berwarna abu-abu tampak close up? Tentu saja ia akan sangat malu. Lebih malu lagi, ketika foto itu menjadi konsumsi umum. Baca selengkapnya ... about Berbagi Ketegaran

Benih

Suatu ketika, ada sebuah pohon yang rindang. Dibawahnya, tampak dua orang yang sedang beristirahat. Rupanya, ada seorang pedagang bersama anaknya yang berteduh disana. Tampaknya mereka kelelahan sehabis berdagang di kota. Dengan menggelar sehelai tikar, duduklah mereka dibawah pohon yang besar itu. Baca selengkapnya ... about Benih

Bencana dan Waktu

Di hari minggu sore, saya sering berkunjung untung menonton televisi di rumah sepupu saya yang berlangganan TV kabel. Discovery adalah salah satu saluran favorit saya. Kemarin, saya menonton sebuah acara yang sebelumnya juga sudah saya tonton tapi saya tonton lagi dengan seksama karena mempesona, yaitu tentang meletusnya gunung Vesuvius tahun 79 A.D, memusnahkan daerah-daerah di sekitarnya, termasuk kota Pompeii dan Herculaneum. Baca selengkapnya ... about Bencana dan Waktu

Batu Besar

Suatu hari seorang dosen sedang memberi kuliah tentang manajemen waktu pada para mahasiswa MBA. Dengan penuh semangat ia berdiri depan kelas dan berkata, "Okay, sekarang waktunya untuk quiz." Kemudian ia mengeluarkan sebuah ember kosong dan meletakkannya di meja. Kemudian ia mengisi ember tersebut dengan batu sebesar sekepalan tangan. Ia mengisi terus hingga tidak ada lagi batu yang cukup untuk dimasukkan ke dalam ember. Ia bertanya pada kelas, "Menurut kalian, apakah ember ini telah penuh?" Semua mahasiswa serentak berkata, "Ya!" Baca selengkapnya ... about Batu Besar

Apa yang Kelihatan Baik Belum Tentu Benar Adanya

Suatu sore, seorang pemuda datang ke sebuah restoran yang menjual ayam goreng dan membeli 9 potong ayam. Ia membawa ayam gorengnya ke taman, untuk dinikmati bersama kekasihnya di bawah sinar rembulan yang romantis. Ketika membuka bungkusan ayam goreng itu, pemuda itu terkejut. Bukan ayam yang didapatinya, melainkan uang hasil penjualan restoran itu sebanyak 9000 dollar. Pemuda itu kemudian mengembalikan uang itu dan meminta ayam goreng sebagai gantinya. Pemilik restoran, merasa kagum atas kejujuran si pemuda, menanyakan namanya dan mengatakan hendak menelpon wartawan surat kabar dan stasiun televisi agar membuat cerita tentang si pemuda. Ia akan menjadi pahlawan, sebuah contoh nilai kejujuran dan moral yang akan mengilhami yang lain! Baca selengkapnya ... about Apa yang Kelihatan Baik Belum Tentu Benar Adanya

Ketika "Nenek Gila" itu Meneteskan Air Mata

Penulis : Gurgur Manurung

Beberapa bulan yang lalu saya menjaga ibuku di salah satu rumah sakit swasta di Balige. Pada pukul 2 pagi, datang pasien baru di kamar tempat ibu saya dirawat. Pasien baru itu berumur 50 tahun dan diantar seorang anak kecil berumur 10 tahun dan duduk di kelas 4 Sekolah Dasar (SD). Sebelum pasien baru itu masuk, jumlah pasien di kamar itu 4 orang, setelah pasien baru masuk jumlahnya 5 orang dan semuanya perempuan dengan umur rata-rata 50 tahun. Baca selengkapnya ... about Ketika "Nenek Gila" itu Meneteskan Air Mata

Antara Mbok Wek dan Yu Paing

Penulis : (Kerjasama dengan Retno Palupi)

Janganlah ada perkataan kotor keluar dari mulutmu, tetapi pakailah perkataan yang baik untuk membangun, di mana perlu, supaya mereka yang mendengarnya, beroleh kasih karunia. (Ef. 4:29) Praaang! Terdengar bunyi piring pecah. Diikuti langkah kaki laki-laki yang berlari meninggalkan seorang ibu yang bersimpuh tersedu. "Duh Gusti, ampuni anakku! Ngger, Cah Bagus, taat sama orang tua!" Demikianlah cara Mbok Wek (begitu orang-orang sekampung memanggilnya) menanggapi kenakalan anak-anaknya: ia selalu mendaraskan kata-kata bagus yang berlawanan dengan kekurangajaran si anak. Ratapannya jadi lebih menyerupai sebuah doa. Baca selengkapnya ... about Antara Mbok Wek dan Yu Paing

Pages