artikel

Miliki Konsep Diri yang Benar

Oleh: Ev. Sudiana

Ada 4 konsep diri yang saya catat untuk menghadapi kehidupan yang sulit di akhir zaman ini. Ketika saya melayani di kampung-kampung di pinggir kota keadaan keluarga-keluarga Kristen yang kehidupan perekonomiannya menegah ke bawah; karena sulitnya hidup, pahitnya keadaan, masalah yang silih berganti, suami yang meninggal, istri yang tidak setia, anak-anak yang nakal: sehingga mereka malas ke gereja, malas berdoa, malas membaca Alkitab. Karena mereka menanggap tidak berguna dan tidak bermanfaat dan tidak mengubah keadaan mereka. Baca selengkapnya ... about Miliki Konsep Diri yang Benar

Eagle Eye

Oleh: Lia Sutandio

Sebuah film lama yang “tak sengaja” saya tonton kembali, berjudul Eagle Eye membuat saya memiliki ide untuk menulis sebuah artikel. Di dalam film ini saya melihat teknologi yang diciptakan manusia untuk memudahkan hidupnya tetapi justru menjadi musuh yang meneror, "mematikan, dan "memanfaatkan" manusia, yang sebenarnya memiliki "kedudukan" yang jauh lebih tinggi dibandingkan teknologi itu. Baca selengkapnya ... about Eagle Eye

Remover

Oleh: Lia Sutandio

Kebanyakan wanita, pasti mengenal beraneka ragam peralatan make up, dan tentunya para wanita tidak akan sembarangan memilih peralatan make up. Peralatan make up akan "lulus seleksi" bagi seorang wanita, jika memenuhi beberapa persyaratan yang "telah ditentukan" tentunya, salah satu persyaratan misalnya jika sesuai dengan jenis kulit wanita tersebut, warnanya cocok untuk digunakan, mereknya sesuai, harganya terjangkau, dan sebagainya. Baca selengkapnya ... about Remover

Meminta dan Diberi

Oleh: Lia Sutandio

Pada suatu hari, seorang kakak berkhayal jika seseorang memberinya sebuah mobil, maka dia berencana akan menjual mobil tersebut, lalu hasilnya akan diberikan untuk perpuluhan, kemudian dia akan membagi-bagi sisanya beberapa untuk usaha, berinvestasi, membeli rumah, untuk menikah, dan memberikan juga untuk orang tua dan saudara-saudaranya. Baca selengkapnya ... about Meminta dan Diberi

Rumputnya Terlihat Lebih Hijau

Oleh: Lia Sutandio

Sebuah keluarga, yang terdiri dari sepasang suami istri dengan dua orang anaknya, pindah dari rumah yang lama ke rumah yang lain, dari lingkungan lama pindah ke lingkungan yang baru, tetapi masih berada dalam satu kota.

Di lingkungan yang baru ini, para tetangga tampak begitu ramah dan rukun, jadi satu warga itu tampak begitu akrab dan sudah seperti menjadi satu keluarga. Kehadiran keluarga Pak Giotto disambut hangat oleh seluruh warga, sehingga membuat keluarga Pak Giotto begitu gembira. Baca selengkapnya ... about Rumputnya Terlihat Lebih Hijau

Never Give Up!

Oleh: Lia Sutandio

Seorang wanita bernama Lovely sedang mengalami suatu kebosanan dengan keadaan dirinya yang mengalami berbagai masalah yang tiada hentinya. Dia mengalami begitu banyak tekanan di perusahaannya. Dia sedang menantikan mujizat untuk hubungannya dengan calon suaminya. Dia juga mengalami masalah dalam keluarganya. Dan semuanya itu seperti tidak ada ujungnya.

Puncaknya, pada suatu hari, Lovely menangis tiada hentinya sepanjang hari itu, tidak bisa konsentrasi dalam mengerjakan segala sesuatunya, mengalami banyak kesalahan, sehingga masalah-masalah kecil pun mulai menambah beban di hati dan pikirannya. Baca selengkapnya ... about Never Give Up!

Ombak

Oleh: Maghdalena

Suatu hari saya ke sebuah pantai, di sana saya duduk di tepi karang. Saat itu saya sedang mengalami masalah dan mengalami pergumulan, di sanalah saya ingin menyendiri.

Sewaktu saya duduk, datanglah deburan ombak, lalu memecahkan karang di hadapan saya.

Karang itu mengalami pecahan sedikit demi sedikit. Lalu saya merenung, ombak itu hanyalah berupa kumpulan air laut yang bergerak, namun dia dapat menerjang apa pun di hadapannya, walaupun itu karang sekalipun, seolah dia mempunyai energi yang besar. Baca selengkapnya ... about Ombak

Generasi yang Berbeda

Oleh: Sujud Prasetio

Di pemandangan orang bukan percaya, orang Kristen hampir tidak ada perbedaan yang begitu menonjol. Zaenal Mahmud Abidin naik motor ngebut jatuh babak belur kemudian masuk rumah sakit. Begitu juga dengan Yohanes Lukas Handianto naik motor, truk berhenti ditubruk babak belur juga, bahkan pingsan kemudian masuk rumah sakit juga. Kecuali ko Achong kecelakaan lima kali tidak apa-apa. Sebelum percaya makan nasi, ketika sudah percaya tetap makan nasi. Orang yang tidak mengenal Kristus pun bisa sukses. Agama pun begitu, hampir isinya tidak ada yang beda, setiap agama menyajikan yang baik, sebagian ajaran tentang kebaikan yang ada di Kristen juga ada di kepercayaan lain. Bahkan orang yang tidak beragama pun tahu berbuat baik, seperti yang diajarkan oleh orang beragama. Apalagi saudara, di televisi kita disajikan acara dari CBN Solusi maupun Obat Malam. Tayangan Kristen yang menceritakan kisah-kisah yang dialami orang percaya yang menerima mujizat Tuhan. tetapi ada juga tayangan dari agama lain yang juga berisi tentang orang-orang yang mengalami mujizat. Sekalipun kita tahu sumber mujizatnya berbeda. Toh yang penting kan menerima mujizat. Apa yang dirindukan tercapai. Tak peduli dari setan atau Tuhan. Seperti itulah gambaran iman orang-orang yang tidak mengenal Kristus. Baca selengkapnya ... about Generasi yang Berbeda

Menyerah?? No!!

Oleh: Sujud Prasetio

Baca: Matius 8:1-4

Kita tahu bahwa semua orang mempunyai persoalan, terlepas dari persoalannya yang berbeda. Hal itu wajar dan tentunya kita semua setuju. Tetapi jika hal itu wajar, mengapa ending dari setiap persoalan yang dialami setiap orang berbeda? Ada orang merasakan sukacita karena telah menyelesaikan persoalan dengan baik. Tetapi ada juga orang yang mungkin sampai mati tidak dapat menyelesaikan persoalan, bahkan meninggalkan persoalan bagi anak cucunya.

Perikop yang kita baca menceritakan ada seorang yang sakit kusta, tetapi pada akhirnya ia disembuhkan dan terhindar dari ancaman kematian. Tetapi Alkitab menceritakan hanya satu orang saja yang sembuh. Saya percaya ada banyak orang kusta pada waktu itu. Tetapi kenapa hanya satu saja yang sembuh? Malam hari ini kita belajar dari si kusta yang mengalami kemenangan atas sakit penyakitnya. Apa yang dapat kita pelajari dari orang kusta ini. Baca selengkapnya ... about Menyerah?? No!!

Jaminan Hidup Rohani yang Kemenangan

Oleh: Dr Donald Siahaan

Bahan Bacaan Utama: Efesus 6:10-20

  1. HIDUP DALAM MEDAN PERANG

  2. Kitab Efesus didiktekan oleh Paulus saat dipenjara di Roma bagi jemaat di Efesus. Efesus adalah kota provinsi Asia yang penting pada jaman Paulus. Kota ini dipenuhi dengan penyembahan berhala (Kisah Para Rasul 19:13-20). Kota ini menjadi penting dalam kekristenan, karena menjadi salah satu pusat peradaban Romawi. Kita mengenal tokoh-tokoh Alkitab tertentu berkaitan dengan Efesus: Timotius, Onesimus budak Filemon, bahkan Yohanes dan Maria ibu Yesus tinggal di sana. Baca selengkapnya ... about Jaminan Hidup Rohani yang Kemenangan

Pages