artikel

Pohon yang Subur di Pemilukada Malut

Oleh: Sefnat A. Hontong

Tahun 2013 termasuk salah tahun yang akan menentukan model kehidupan politik masyarakat di Maluku Utara (Malut) untuk masa waktu lima tahun ke depan (2013-2018). Tentu masing-masing orang di Malut sudah mempunyai calon yang diandalkan sesuai penilaian dan kesadarannya sebagai warga masyarakat yang mempunyai hak untuk itu. Siapakah di antara para pasangan calon Gubernur yang akan kita pilih besok, bukanlah urusan saya untuk membicarakannya. Karena hal itu murni adalah hak dan pilihan setiap orang secara pribadi berdasarkan pertimbangan yang rasional dan sadar.
 
Di tengah-tengah realitas politik yang sama-sama kita rasakan atau alami hingga hari-hari belakangan ini, rasanya tidak salah jika saya mengajak kita untuk berbicara tentang apa itu ‘kedewasaan berpolitik’. Memang ada banyak elemen yang harus kita singgung jika hendak bicara tentang ‘kedewasaan berpolitik’. Apakah itu berkaitan dengan kebijakkan politik, regulasi dan penjabaran kewenangan dan kekuasaan politik, kondisi politik dan konsekuensi-konsekuensi yang diakibatkannya, bahkan juga termasuk moral dan kepribadian para penyelenggara politik itu sendiri. Baca selengkapnya ... about Pohon yang Subur di Pemilukada Malut

Hidupku Jadi Berarti

Oleh: Ev. Sudiana

KALAU KU HIDUP -- KU HIDUP BAGIMU 'YESUS KU'

AKU INGIN TERUS "HIDUP" BAHKAN SETELAH AKU MATI dan JIKA TUHAN MEMBIARKAN AKU "HIDUP", AKU AKAN MEMBUAT SUARAKU DIDENGAR ORANG. (Isi buku harian Anne Frank yg hidup pd zaman Nazi-perang yg kejam).

The Diary of a Young Girl, terbit di Belanda, 1947 dan di Amerika, 1952. Di Negeri Paman Sam, buku ini menjadi buku yang wajib dibaca para siswa di sekolah, dan digemari para tokoh besar seperti John F. Kennedy, Hillary Clinton, dan Nelson Mandela. Mereka mengaku mendapat kekuatan serta termotivasi. Baca selengkapnya ... about Hidupku Jadi Berarti

Masa Depan Cerah 2013

Oleh: Pdt. Samuel T. Gunawan, M.Th

Khotban Ibadah Akhir Tahun 2013
Senin, 31 Desember 2012

“Segala perkara dapat kutanggung di dalam Dia yang memberi kekuatan kepadaku”. - Filipi 4:13 -

Pendahuluan
 
Hari ini adalah hari terakhir dalam tahun ini. Banyak hal yang sudah terjadi dalam hidup kita pada tahun ini. Ada keberhasilan dan ada juga kegagalan. Namun, bukan kah Tuhan menjanjikan kita bahwa Dia akan selalu membawa kita pada keberhasilan (2 Korintus 2:14). Janji Tuhan mengatakan bahwa kita dapat menanggung segala sesuatu. Kata “segala” berarti seluruh masalah, tetapi mengapa kita seringkali patah semangat, bahkan mengalami kekalahan? Karena pada waktu mengalami masalah, kita tidak mengandalkan Tuhan yang memberi kita kekuatan kepada kita. Baca selengkapnya ... about Masa Depan Cerah 2013

Kasih Karunia Allah (God’s Grace)

Oleh: Pdt. Samuel T. Gunawan, M.Th

Khotbah Ibadah Raya GBAP El Shaddai Palangka Raya
Minggu, 10 Pebruari 2013

“Tetapi Allah yang kaya dengan rahmat, oleh karena kasih-Nya yang besar, yang dilimpahkan-Nya kepada kita, telah menghidupkan kita bersama-sama dengan Kristus, sekalipun kita telah mati oleh kesalahan-kesalahan kita--oleh kasih karunia kamu diselamatkan--" (Efesus 2:4-5)

Pendahuluan

Himne klasik karya John Newton “Sungguh Besar Anugerah-Nya (Amazing Grace)” merupakan salah satu lagu yang digemari di dunia. Namun, anugerah itu lebih menakjubkan daripada yang kita ketahui. Anugerah atau kasih karunia dipakai sebagai terjemahan bahasa Ibrani “?? - khen”. Kata ini berarti perbuatan seorang atasan yang menunjukkan kepada bawahannya kasih karunia, padahal sebenarnya bawahan itu tidak layak menerimanya. Kasih karunia adalah pemberian Allah kepada manusia padahal manusia tidak pantas untuk menerimanya. Kata ini misalnya digunakan dalam Kejadian 6:7, “Tetapi Nuh mendapat kasih karunia (khen) di mata TUHAN”. Keluaran 33:17, “Berfirmanlah TUHAN kepada Musa: "Juga hal yang telah kaukatakan ini akan Kulakukan, karena engkau telah mendapat kasih karunia di hadapan-Ku dan Aku mengenal engkau”. Kata Yunani “?a??? - kharis” adalah kata benda yang biasa dipakai untuk menerjemahkan kata Ibrani “khen”. Kata “kharis” yang secara umum berarti “pemberian, hadiah, anugerah, kemurahan hati, dan karunia”. Dalam Perjanjian Baru kata kasih karunia atau anugerah ini dihubungkan dengan keselamatan dari Allah bagi manusia. Baca selengkapnya ... about Kasih Karunia Allah (God’s Grace)

Pemberian Terbesar (The Greatest Gift)

Oleh: Pdt. Samuel T. Gunawan, M.Th

Khotbah Ibadah Raya GBAP El Shaddai Palangka Raya
Minggu, 03 Pebruari 2013

“Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal” Yohanes 3:16

PENDAHULUAN

Yohanes 3:16 ini adalah inti dari ajaran tentang keselamatan. Jantung dari Alkitab yang menunjukkan hati Allah, Sang Pencinta Terbesar (The Greatest Lover). Ayat ini menjelaskan kasih Allah yang keluar dari kedaulatanNya yang menjangkau semua manusia. Sebab di dalam kasih itu ada pengampunan, penerimaan, dan penyelamatan manusia berdoa dari kepastian akhirnya yang menuju kebinasaan. Orang yang tidak percaya pun ia tetap berada dalam kedaulatan Allah, karena orang yang tidak percaya pasti akan binasa, sebab mereka mendapati kedaulatan Allah yang menghukum, bukan kedaulatanNya dalam kasih yang menyelamatkan. Tetapi ayat yang khas ini telah kehilangan makna karena kurangnya penghayatan kedalaman arti dan maknanya. Karena itu, perlu bagi kita untuk memperhatikan Yohanes 3:16 ini dari teks bahasa Yunani dan menarik arti yang sebenarnya dari ayat tersebut. Alkitab Yunani Textus Receptus menulis ayat ini.  Disalin oleh King James Version sebagai berikut, “For God so loved the world, that he gave his only begotten Son, that whosoever believeth in him should not perish, but have everlasting life” (Karena Allah begitu mengasihi dunia ini, sehingga Ia memberikan AnakNya yang Tunggal, supaya siapapun yang percaya kepadaNya tidak binasa, tetapi memiliki hidup yang kekal). Baca selengkapnya ... about Pemberian Terbesar (The Greatest Gift)

Berapa Besarkah Kasih Allah Itu?

Oleh: Pdt. Samuel T. Gunawan, M.Th

Menjawab pertanyaan di atas perlu dilakukan kilas balik untuk menelusuri kembali sejarah umat manusia. Menurut penyataan Kitab Suci yaitu Alkitab kita menemukan bahwa manusia DICIPTAKAN 1 oleh Allah untuk kemuliaanNya. Manusia diciptakan oleh ARSITEKTUR AGUNG 2 dengan sempurna tanpa cacat atau cela sedikitpun dalam roh, jiwa dan tubuhnya. Manusia adalah mahluk mulia yang luar biasa, dikaruniakan hikmat dan kuasa atas seluruh ciptaan kerena Ia merupakan GAMBAR dan RUPA Allah, 3 sehigga tidak heran jika Pemazmur dalam kekagumannya berkata: “Apakah manusia, sehingga Engkau mengingatnya? Apakah anak manusia sehingga Engkau mengindahkannya?” (Mzm 8:5; 144:3; Bandingkan Ay 7:17,18).

Ketika diciptakan manusia adalah mahluk hidup dan bukan mesin atau robot. Manusia diciptakan dengan KEHENDAK BEBAS 4 yang terpelihara dalam kekudusan Allah. Dengan kehendak bebas itu manusia dapat melayani Allah. Mereka diuji untuk taat kepada Allah ataukah lebih menuruti keinginannya. Setiap pilihan akan mengakibatkan konsekuensi yang berlawananan, yaitu KEMATIAN atau KEHIDUPAN. Baca selengkapnya ... about Berapa Besarkah Kasih Allah Itu?

Bumi Butuh 'Raja Hijau'

Oleh: Sefnat A. Hontong

Bacaan: Mazmur 72:1-20

Pukul 21.53 waktu Karibia pada hari Selasa tanggal 12 Januari 2010 atau pukul 06.53 WIT hari Rabu tanggal 13 Januari 2010, bumi pernah dibuat menangis karena peristiwa gempa bumi berskala besar (7,0 Skala Richter) yang terjadi di Haiti, sebuah Negara kepulauan di Amerika Latin. Menurut Badan Survey Geologi Amerika Serikat (United States Geological Survei); gempa berskala 7,0 Skala Richter tersebut merupakan gempa bumi terbesar dalam 200 tahun lebih (sejak tahun 1771). Sementara itu, menurut Koordinator Kemanusiaan PBB Elisabeth Byrs: gempa Haiti merupakan sebuah musibah terburuk yang pernah ditangani PBB. Kerusakan infrastruktur diperkirakan melebihi kerusakan akibat tsunami yang menghancurkan Aceh pada tahun 2004. Byrs mencatat setidaknya saat tsunami Aceh kantor pemerintah masih ada yang berdiri, tapi di Haiti seluruh fasilitas publik hancur dan tidak tersisa, termasuk istana kepresidenan Haiti dan Markas Besar PBB. Untung saja sang presiden Rene Preval dan isterinya selamat dari bencana itu. Sedangkan dari sudut korban jiwa ada beberapa data yang berbeda, ada yang mengatakan 200 ribu orang, ada juga 300 ribu, bahkan menurut Senator Haiti Youri Latortue korban jiwa diperkirakan mencapai 500 ribu orang. Sungguh suatu peristiwa yang menakutkan dan mengerikan. Baca selengkapnya ... about Bumi Butuh 'Raja Hijau'

Hikmat dari Allah

Oleh: Natanael Simatupang

Bacaan: I Kor 2:6-16

Sungguhpun demikian kami memberitakan hikmat di kalangan mereka yang telah matang, yaitu hikmat yang bukan dari dunia ini, dan yang bukan dari penguasa-penguasa dunia ini, yaitu penguasa-penguasa yang akan ditiadakan.

Tetapi yang kami beritakan ialah hikmat Allah yang tersembunyi dan rahasia, yang sebelum dunia dijadikan, telah disediakan Allah bagi kemuliaan kita.

Tidak ada dari penguasa dunia ini yang mengenalnya, sebab kalau sekiranya mereka mengenalnya, mereka tidak menyalibkan Tuhan yang mulia. Baca selengkapnya ... about Hikmat dari Allah

Teladan Yusuf: Teguh di Tengah Tekanan

Oleh: Ev. Margareth Linandi

Setiap manusia di dunia ini tidak ada satu pun yang tidak mengalami tekanan. Termasuk tokoh-tokoh Alkitab yang dekat dengan Tuhan sekalipun mengalami tekanan berat dalam hidupnya. Tokoh-tokoh Alkitab itu antara lain adalah Abraham, Yusuf, Hana, Daniel, Paulus, dan lainnya. Saat ini kita akan mempelajari tentang teladan Yusuf di mana ia bisa teguh di tengah tekanan.

A. Siapakah Yusuf?

- Yusuf adalah anak laki-laki ke-11 yang dilahirkan oleh Rahel (dan Yakub) (Kejadian 30:23-24).

- Pekerjaan Yusuf adalah penggembala kambing domba.(Kejadian 37:2)

- Ahli mimpi (Kejadian 37:5-11) Baca selengkapnya ... about Teladan Yusuf: Teguh di Tengah Tekanan

Kehilangan Arah

Oleh: Ev.Sudiana

Tuhan akan menuntun engkau senantiasa dan akan membaharui kekuatanmu; engkau akan seperti taman yang diairi dengan baik dan seperti mata air. (Yes. 58:11)

Ada seorang nahkoda sedang kebingungan saat kapalnya hilang arah di tengah lautan. Tiba-tiba kompasnya tidak berfungsi dan kini kapalnya terombang-ambing. Belum lagi cuaca yang tidak bersahabat karena nampaknya badai akan segera tiba. Sang Nahkoda pun putus asa dan merelakan seluruh isi kapal termasuk dirinya ke dalam bahaya begitu saja. Baca selengkapnya ... about Kehilangan Arah

Pages