Salib

 Informasi COVID-19 untuk orang Kristen ada di:corona.sabda.org

Meresponi Perkataan Tuhan Yesus

Oleh: Ev. Sudiana
 
Di kayu salib, Tuhan Yesus tidak mengomel atau memaki orang-orang yang telah bersekongkol untuk menyalibkan Dia. Dia juga tidak menyalahkan murid-murid yang meninggalkan diri-Nya. Di kayu salib, Tuhan Yesus justru memohon pengampunan bagi mereka yang telah menyalibkan Dia.

Di kayu salib, Tuhan Yesus tidak membalas dengan mengancam, mencerca, atau mengutuki orang-orang yang memusuhi diri-Nya, melainkan Ia mendemonstrasikan pengampunan terhadap mereka yang tidak pantas untuk diampuni.

Dia berdoa, "Ya Bapa, ampunilah mereka, sebab mereka tidak tahu apa yang mereka perbuat." Luk 23:34. Baca selengkapnya ... about Meresponi Perkataan Tuhan Yesus

Aksesoris ‘Salib’ di Pinggiran Jalan

Oleh: Sefnat A. Hontong

Sejak tahun 2001 hampir di seluruh wilayah Halmahera di mana terdapat jemaat Gereja Masehi Injili di Halmahera (GMIH), selalu pada saat menjelang perayaan Paskah (masa pra Paskah); --seperti sekarang ini--, akan terlihat fenomena ‘Salib’ di pinggiran jalan. Seolah-seolah tanpa ‘salib’ di pinggiran jalan, belumlah lengkap suasana dan perayaan masa pra Paskah. Beberapa orang pernah bercerita dan menganalisa fenomena yang dianggap baru ini. Sebagian dari mereka mengatakan ‘tradisi’ ini diadopsi dari kebiasaan warga jemaat di Gereja Masehi Inili di Minahasa (GMIM) dalam merayakan masa pra Paskah. Sebagian lagi menyatakan merasa heran dan bingung karena fenomena ini secara tiba-tiba muncul dan terus lestari hingga kini.

Tanpa mempersoalkan dari mana tradisi ini disumberkan, saya lebih memilih untuk melihatnya sebagai sebuah fakta dari dalam, yang saya sebut dengan ‘fakta kontinuitas hidup pasca rusuh’, yang membutuhkan sebuah symbol aplikatif-survived. Berikut saya ingin menjelaskannya! Baca selengkapnya ... about Aksesoris ‘Salib’ di Pinggiran Jalan

Pemberian Terbesar (The Greatest Gift)

Oleh: Pdt. Samuel T. Gunawan, M.Th

Khotbah Ibadah Raya GBAP El Shaddai Palangka Raya
Minggu, 03 Pebruari 2013

“Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal” Yohanes 3:16

PENDAHULUAN

Yohanes 3:16 ini adalah inti dari ajaran tentang keselamatan. Jantung dari Alkitab yang menunjukkan hati Allah, Sang Pencinta Terbesar (The Greatest Lover). Ayat ini menjelaskan kasih Allah yang keluar dari kedaulatanNya yang menjangkau semua manusia. Sebab di dalam kasih itu ada pengampunan, penerimaan, dan penyelamatan manusia berdoa dari kepastian akhirnya yang menuju kebinasaan. Orang yang tidak percaya pun ia tetap berada dalam kedaulatan Allah, karena orang yang tidak percaya pasti akan binasa, sebab mereka mendapati kedaulatan Allah yang menghukum, bukan kedaulatanNya dalam kasih yang menyelamatkan. Tetapi ayat yang khas ini telah kehilangan makna karena kurangnya penghayatan kedalaman arti dan maknanya. Karena itu, perlu bagi kita untuk memperhatikan Yohanes 3:16 ini dari teks bahasa Yunani dan menarik arti yang sebenarnya dari ayat tersebut. Alkitab Yunani Textus Receptus menulis ayat ini.  Disalin oleh King James Version sebagai berikut, “For God so loved the world, that he gave his only begotten Son, that whosoever believeth in him should not perish, but have everlasting life” (Karena Allah begitu mengasihi dunia ini, sehingga Ia memberikan AnakNya yang Tunggal, supaya siapapun yang percaya kepadaNya tidak binasa, tetapi memiliki hidup yang kekal). Baca selengkapnya ... about Pemberian Terbesar (The Greatest Gift)

Salib Bukan Simbolnya Orang Kristen

Oleh: Rudy Lee

Jika Anda berkunjung ke rumah seseorang yang baru Anda kenal dan melihat di atas ambang pintu atau di ruang tamu terdapat kayu salib, Anda sudah pasti bisa menebak, kalau si pemilik rumah tersebut adalah orang Kristen, karena kekristenan itu identik dengan salib. Jika mereka ditanya kenapa di rumah ini ada salib, mereka akan berkata kalau salib itu adalah simbolnya orang Kristen karena dahulu Yesus mati di atas kayu salib, dan salib itu melambangkan kasih Tuhan, demikian sebagian besar orang Kristen berpendapat. Tetapi apakah benar yang diucapkan dan pendapat orang-orang Kristen itu? Mari kita lihat apakah simbol salib itu benar-benar baru ada ketika Yesus mati di atasnya atau memang sudah ada sebelum Yesus ada di dunia ini. Baca selengkapnya ... about Salib Bukan Simbolnya Orang Kristen

Salib Yesus Kristus

Dunia pernah dihebohkan oleh penemuan dari seorang ahli genetika yang bernama Dr. Ian Wilmut dan koleganya dari Roslin Institute (lihat. Kompas, 28 Februari 1997) yakni apa yang disebut "Domba Clone dari sel Kambing". Dari hasil pencobaan yang dilakukan terhadap domba ternyata positip, Juli 1996 telah lahir seekor domba hasil proses laboratorium yang diberi nama Dolly. Domba yang satu bisa digandakan menjadi seratus atau seribu ekor yang persis sama. Baca selengkapnya ... about Salib Yesus Kristus

Menyangkal Diri & Memikul Salib

Penulis : Saumiman Saud

Keputusan penting apa yang pernah anda ambil selama anda hidup sampai saat ini? Mungkin anda mempunyai jawaban yang beragam satu dengan yang lain. Ada orang mengatakan keputusan penting yang pernah diambil antara lain; memilih sekolah atau Universitas, memilih temapat kerja, Menikah , meng–apply Green Card dan sebagainya. Di antara sederetan keputusan tersebut, manakah yang paling penting? Sekali lagi kita bakal mendapat jawaban yang satu dengan lainnya berbeda. Baca selengkapnya ... about Menyangkal Diri & Memikul Salib