Percaya Diri Vs Penyerahan Diri
Oleh: Sunanto
Oleh: Sunanto
Oleh: Sunanto
Oleh:Sinclair B. Fergusson
Sinclair B. Fergusson adalah asisten profesor Teologia Sistematika di Westminster Theological Seminary, Philadelphia, USA. Artikel ini disadur dari tulisannya berjudul "Countours of Christian Theology." Pernyataan Paulus bersifat mencakup semua orang. Sebagaimana Paulus menulis kepada jemaat Korintus, hal ini juga berlaku bagi kita dan setiap orang percaya (melalui baptisan Roh, kita masuk ke dalam satu tubuh di mana semua orang percaya termasuk di dalamnya) dan semua jenis orang percaya (Yahudi, Yunani, budak, orang merdeka).
Penulis : DR. David Yonggi Cho
Salah satu hal terpenting di dalam pelayanan bukanlah membuat rencana dengan pimpinan Roh Kudus. Meskipun berkali-kali kita merasa perlu untuk memulai suatu rencana atau proyek yang baru, tetapi kita harus menunggu sampai Roh Kudus memimpin kita. Kita harus mengikuti pimpinan Roh Kudus. Apabila Roh Kudus menggerakkan kita untuk melakukan suatu hal tertentu, maka kita harus meninggalkan rencana kita dan mematuhiNya dengan segera.
Penulis : Billy Graham
Menghujat Roh Kudus (Injil Matius 12:22-32)
Semua dosa manusia terhadap Roh Kudus tak ada yang lebih buruk daripada dosa menghujat Dia. Alasannya jelas sekali: Dosa itu tak dapat diampuni. Semua dosa lain terhadap Roh Kudus dapat saja dilakukan oleh orang percaya. Kita dapat bertobat daripadanya, diampuni, dan mulai lagi secara baru. Tidak demikian dengan menghujat Roh Kudus. Dosa ini diperbuat oleh orang-orang yang tidak percaya dan sering disebut "dosa yang tidak dapat diampuni". Dosa ini dilakukan oleh musuh Yesus ketika mereka menuduh Dia membuang setan dengan kuasa setan setelah dengan jelas Ia menjelaskan bahwa Ia mengusir setan dengan kuasa dari Roh Allah.
Firman : Yohanes 20:19-23
Suatu peristiwa besar terjadi bahkan baru pertama kalinya dialami oleh murid-murid Yesus, dan juga merupakan suatu peristiwa penting dalam Kekristenan, yaitu peristiwa kebangkitan Yesus Kristus. Ada banyak orang tidak mempercayainya, itulah sebabnya mereka berkata, orang Kristen itu adalah seorang yang bodoh sebab menyembah seorang Nabi dan menjadikan-Nya Tuhan, dan mempercayai-Nya telah bangkit dari kematian. Namun sesungguhnya orang Kristen bukanlah orang bodoh, karena Alkitab adalah kebenaran dan telah mencatat bahwa Yesus adalah Tuhan yang telah mati untuk menebus dosa manusia yang olehnya kita dapat diselamatkan. Dalam Kis. 4:12 dikatakan dibawah kolong langit ini tidak ada nama lain yang olehnya kita dapat selamat selain di dalam nama Yesus Kristus. Dan Ia yang telah mati itu juga telah bangkit, ini berarti membuktikan bahwa Ia adalah Tuhan.
Penulis : Rev. Paul Y Chun
Bagaimana kita memelihara pimpinan Roh Kudus? Supaya bisa dipimpin oleh Roh Kudus kita harus menyerahkan apa saja yang menghalangi pimpinan Roh Kudus, juga harus membayar harga untuk hal itu dan mau mengambil keputusan untuk berkorban. Orang yang tidak dipimpin oleh Roh Kudus akan melakukan sesuatu dengan hawa nafsu.