Klik x untuk menutup hasil pencarianCari di situs Artikel

Loading

You are hereLain-lain / Kalau Yesus Ada di Tengah-tengah Kita

Kalau Yesus Ada di Tengah-tengah Kita


Oleh: Kuncoro Adi

Bacaan: Yohanes 20:19-22

Salah satu keunikan kekristenan dibandingkan agama lain adalah: Allahnya orang Kristen bersedia hadir dan tinggal di tengah-tengah umat-Nya! Allah melakukan itu dalam wujud Tuhan Yesus Kristus!

Ini adalah tema sentral alkitab. Ini adalah salah satu fondasi kekristenan –- yaitu bahwa Allah pernah berinkarnasi (menjelma) menjadi manusia dan diam di tengah-tengah kita dalam diri Tuhan Yesus Kristus!

Inilah arti sebenarnya dari kata Imanuel= Allah berdiam di tengah-tengah kita

Yesus nampaknya senang tinggal (berada) di tengah-tengah umat-Nya – lih. Mat. 18:20;Yoh.20:26.

Seorang teolog memandang hal ini (Yesus mau tinggal di tengah-tengah kita) sebagai kunci kehidupan kristen, karena 3 alasan :

(a) Hal ini adalah kunci dari hidup yang luar biasa

Hidup di luar kristus adalah hidup yang biasa-biasa saja, tetapi hidup bersama Kristus pasti akan menjadi hidup yang luar biasa. Ada banyak hal luar biasa akan kita alami kalau kita hidup bersama Kristus!

(b) Hal ini adalah kunci untuk persekutuan kristen

Menjadi orang kristen berarti: berkumpul di sekitar Kristus. Kalau dua atau tiga orang berkumpul (bersekutu), maka Yesus ada!

(c) Hal ini adalah kunci dari kesaksian kita

Bersaksi (menginjil) itu secara sederhana berarti: menyaksikan apa yang kita alami ketika kita hidup bersama Yesus, kepada orang lain!

Ketika Yesus Ada di Tengah Kita

Apa yang akan terjadi ketika Yesus ada (hadir) di tengah-tengah kita ? Saya mencatat ada 4 hal penting yang akan terjadi:

1. Peacefull (kedamaian) - ayat 19b

Ketika Yesus hadir di tengah-tengah para murid yang sedang patah semangat dan ketakutan, Ia menyeru: "damai sejahtera bagimu!" Ini menarik sekali. Seringkali hidup kita diwarnai dengan frustasi dan ketakutan, sehingga yang paling kita butuhkan adalah damai sejahtera yang sejati.

Damai sejahtera yang melampaui segala akal, hanya bisa diberikan oleh Yesus – Fil.4:7. Kedamaian adalah hal yang paling dibutuhkan dunia saat ini. Tanpa kedamaian tidak akan ada pembangunan. Tanpa kedamaian tidak akan ada pertumbuhan!

Sejarah mencatat:

(a) Hanya 8% dari seluruh sejarah hidup manusia yang bisa dicatat, di mana damai terjadi (tidak ada perang).

(b) Itu artinya sepanjang 3.530 tahun, hanya ada 286 tahun di mana tidak terjadi perang.

(c) Sepanjang 3.530 tahun itu tercatat ada 8.000 perjanjian damai yang dilanggar!

Data statistik di atas tentu membuat kita merinding dan semakin yakin bahwa damai sejahtera Allah amat kita butuhkan dalam hidup ini. Dan damai sejahtera itu akan terjadi kalau Yesus ada di tengah-tengah kita!

2. Joyful (Sukacita) – ayat 20

Dalam konteks ayat diatas, ada 3 alasan mengapa murid-murid bersukacita setelah melihat Yesus yang bangkit dari kubur:

(a) Karena dengan kematian-Nya Dia telah menghapus dosa masa lalu kita.

Salah satu misi besar Yesus datang ke dunia adalah untuk mati bagi penebusan dosa-dosa kita! Dan, Ia benar-benar telah mati, tapi bangit kembali. Hal ini membuat para murid bersukacita, karena penebusan dosa sungguh-sungguh telah terjadi!

(b) Karena dengan kehadiran-Nya di tengah para murid, Ia menunjukkan persahabatan/persekutuan (companionship) dengan para murid.

Ketika Yesus hadir (menampakkan diri) di tengah-tengah para murid setelah Ia mati, hal itu menunjukkan bahwa Ia sangat perduli dengan para murid. Ia hadir untuk membesarkan hati para murid, bahwa Ia tidak pernah meninggalkan mereka. Dan itu membawa sukacita dalam diri para murid!

(c) Karena dengan kebangkitan-Nya, Ia menyatakan kemenangan atas masa depan kita!

Masa depan ada di tangan orang percaya karena Tuhannya telah mengalahkan musuh utama kehidupan, yaitu: kematian! Dengan Tuhan yang bangkit, orang percaya menjalani masa depan tidak sendiri, tetapi dengan penyertaan dan kuasa dari Yesus yang bangkit!

3. Usefull (berguna) – ayat 21

Ini penting sekali. Hidup yang tidak berguna adalah hidup yang menunggu mati! Fakta menunjukkan banyak orang setelah pensiun cepat mati. Ini karena setelah pensiun orang merasa hidupnya tidak berguna lagi. Contohnya:

(a) Pak Harto – setelah lengser cepat mati

(b) Bung Karno setelah tidak lagi jadi presiden langsung sakit-sakitan dan tak lama kemudian mati.

Kalau Yesus ada di tengah-tengah hidup kita, maka hidup kita akan berarti/berguna! Ia mengutus kita untuk menjadi saksi-Nya. Seluruh hidup kita memiliki arti:

(a) Mulut – untuk memuji nama Tuhan dan untuk bersaksi

(b) Kaki – untuk berjalan menyampaikan kabar sukacita tentang Yesus Kristus

(c) Tangan – untuk bekerja bagi Yesus dan mencari nafkah

(d) Hati – untuk mencintai Yesus dan sesama!

Pokoknya, kalau Yesus ada di tengah-tengah kita, maka hidup kita menjadi hidup yang berguna bagi Dia dan bagi banyak orang

4. Powerfull (memiliki kekuatan/berkuasa) – ayat 22

Ketika Tuhan mengutus kita, Dia memberi kita Roh kudus. Nah, Roh Kudus adalah Roh Allah yang penuh kuasa! Kuasa Roh kudus menyebabkan para murid membuat banyak tanda-tanda ajaib:

(a) Petrus berkotbah – lalu 3.000 orang bertobat – Kis. 2:14 dst

(b) Petrus dan Yohanes menyembuhkan orang lumpuh di gerbang indah – Kis. 3:2-8

Jadi, kalau Yesus ada di hati kita itu berarti Roh Kudus juga ada di hati kita. Karena kita diberi kuasa , maka kita akan dijauhkan dari :

(1) Sakit penyakit
(2) Bangkrut
(3) Pisau operasi
(4) Segala macam bahaya.dsb.

Dan Roh Kudus memberi kita kuasa untuk melakukan perkara-perkara yang besar serta ajaib!

Kesimpulannya: Kalau Yesus ada di tengah-tengah kita ternyata banyak perkara indah akan kita alami. Kita akan merasakan Damai (Peacefull), Sukacita (Joyfull), lalu hidup kita akan berguna (Usefull) dan terakhir kita akan memiliki kuasa (Powerfull).

Tinggalkan Komentar