Abraham Bapak orang percaya adalah orang yang sangat disayang Tuhan karena begitu tulusnya kepercayaannya kepada Tuhan, hampir sulit dipercaya bagaimana dia menuruti semua kemauan dan permintaan Tuhan dijaman itu dimana orang disekitarnya tidak percaya Tuhan, melainkan mempercayai para dewa. Anaknya Isak dan Cucunya Yakub juga adalah orang-orang yang beriman kepada Allah.
Penulis : Yogi Triyuniardi
Saudara-saudariku yang kukasihi dalam Tuhan Yesus,
Agama Kristen, Islam dan Yahudi berpangkal pada satu orang ini, yaitu Abraham. Namun dalam ajaran kitab suci, ada perbedaan kisah antara riwayat hidup Abraham yang tertera dalam Kitab Suci agama Kristen, Yahudi, maupun Islam. Salah satunya adalah peristiwa dimana Allah menguji keimanan Abraham kepadaNya dengan memerintahkan Abraham untuk mempersembahkan anaknya sebagai kurban. Anak manakah yang dikurbankan? marilah kita selidiki bersama-sama. Alkitab mencatat bahwa Abraham, atau sebelumnya bernama Abram, adalah seorang penduduk babilonia (Irak), tinggal di Ur-Kasdim bersama dengan sanak keluarganya. Lalu Allah memberinya perintah dan janji. Demikian bunyinya: