Klik x untuk menutup hasil pencarianCari di situs Artikel

Loading

You are hereDoktrin / Baptisan

Baptisan


Oleh: Arenar

Baptisan air merupakan hal yang sering diperdebatkan. Sampai saat ini banyak gerakan-gerakan yang begitu ngotot membenarkan model pembaptisan mereka. Apakah ada cara baptisan yang lebih tepat?

Memahami baptisan secara praktis memerlukan peninjauan secara praktis mengenai pengalaman-pengalaman tertentu di dalam Alkitab tentang pernyataan-pernyataan Firman Tuhan mengenai fungsi baptisan. Jika tidak maka pemahaman kita tentang baptisan akan menjadi kacau balau dan semakin membuat orang lain bingung, juga malah semakin membenarkan cara pembaptisan yang kita pakai.

Mari kita perhatikan terlebih dahulu apa istilah/pengertian baptisan.

  1. Pengertian Baptisan

  2. Dalam bahasa Yunani, kata "Bapto" artinya "mencelupkan di dalam atau dibawah" atau bisa juga berarti mencelupkan bahan-bahan untuk memberi warna baru. Sedangkan "Baptizo" bisa berarti "membenamkan", "menenggelamkan" atau "membinasakan". Tetapi, baptizo juga bisa berarti "masuk dibawah" atau "dipengaruhi", dan dalam suasana Helenisme juga diartikan sebagai "mandi" atau "mencuci".

    Perjanjian Lama

    Dalam Perjanjian Lama, ada istilah "Baptein" dalam LXX yang dalam bahasa Indonesianya adalah "mencelupkan kakinya ke dalam air" (Yos.3:15), "mencelupkan jari ke dalam darah itu" (Im.4:6,17), "dimasukkan ke dalam air" (Im.11:32), dan Naaman "membenamkan diri" ke sungai Yordan (2Raj.5:14). (dikutip dari artikel www.yabina.org)

    Dalam PL, adat basuhan menunjukkan ritual "penyucian" atau "pengudusan", dan basuhan itu bukan lambang melainkan alat pengudusan itu sendiri. Jadi air itu dianggap memunyai kekuatan magis untuk "penyucian" sehingga seperti dalam kasus Naaman harus dilakukan sampai tujuh kali. (dikutip dari www.yabina.org)

    Istilah "dimasukkan, ditenggelamkan" memang dapat memberi pengertian dari istilah baptisan. Namun hal ini telah ditafsirkan oleh beberapa gerakan-gerakan baptisan selam sebagai bukti bahwa baptisan selam ke dalam air lebih tepat, lebih benar, dan sah untuk melakukan upacara pembaptisan. Benarkah?

    Hal tersebut hanyalah penafsiran yang tidak teliti akan makna ditenggelamkan atau makna dimasukkan. Apakah yang dimaksudkan dari ditenggelamkan atau dimasukkan ke dalam air adalah mutlak ke dalam air? Apakah karna makna atau pengertian kata baptisan dari kata "baptizo" yang berarti dimasukan, maka itu berarti upacara pembaptisan adalah masukkan ke dalam air?

    Mari kita lihat terlebih dahulu apa pengertian baptisan berdasarkan elemen-elemen yang dipakai untuk memperoleh suatu hal yang berhubungan dengan baptisan.

  3. Makna Baptisan berhubungan dengan Elemen apa yang dipakai sesuai dengan pengertian tentang baptisan itu sendiri yang berarti dimasukkan.

  • Pengertian makna Baptisan dari baptisan Yohanes.

  • Yohanes Pembaptis membaptis orang-orang pada saat itu dengan menggunakan air. Berhubungan dengan pengertian baptisan yang bisa berarti dimasukkan, dimasukkan di bawah, dll,. Walaupun belum jelas apakah pengertian baptisan yang dilakukan Yohanes Pembaptis adalah menenggelamkan, atau dimasukkan ke dalam air secara utuh atau tidak. karena istilah keluar dari air bisa berarti dari "area" air. Tapi kita tidak membahas tentang hal tersebut.

    Yang kita bahas adalah bahwa baptisan yang dilakukan Yohanes adalah baptisan memasukan (Baptizo) seseorang ke dalam pengalaman tanda pertobatan atau lambang pertobatan dengan menggunakan air. Apakah itu proses menenggelamkan atau mencuci bukan menjadi permasalahan baptisan Yohanes karena yang menjadi permasalahan adalah untuk apa mereka dibaptis dan menggunakan apa mereka dibaptis. Dalam hal ini Elemen baptisan yang dilakukan Yohanes adalah Air yaitu dimasukan ke dalam air atau dicuci dengan air sebagai lambang pertobatan. Jikalau baptisan Yohanes menggunakan cara dimasukkan ke dalam air itu pun suatu pengalaman yang memasukkan ke dalam air sebagai lambang pertobatan. sekali lagi Air hanya merupakan elemen yang dipakai Yohanes dalam melaksanakan upacara pembaptisan. Apabila pengalaman yang digunakan oleh Yohanes Pembaptis dalam membaptis menurut pengertian dimasukan ke dalam air maka kalimatnya akan menjadi seperti ini "aku (membaptis/memasukkan) kamu ke dalam Air sebagai tanda pertobatan..." (MAT.3:11) perhatikan bahwa Yohanes menggunakan air "mungkin" dengan cara dimasukkan di dalam air sebagai tanda pertobatan. Tetapi pengertiannya tetap dimasukkan ke dalam air sebagai lambang pertobatan. Namun apakah pengalaman ini yang memiliki istilah dimasukan ke dalam air adalah sama dengan perintah Tuhan Yesus kepada murid-muridnya pada saat pernyataan amanat agung -- di mana perintah baptisan berhubungan dengan pengalaman yang dilakukan oleh Yohanes yang berarti di masukan "ke dalam AIR" ???...

    Hal ini akan dibahas pada poin yang terakhir karena kita akan melihat makna baptisan yang lain sesuai dengan elemen yang dipakai. Apakah sama dengan baptisan Yohanes?

  • Pengertian makna baptisan dari baptisan yang dilakukan oleh Tuhan Yesus (baptisan Roh dan api)

  • Yohanes menjawab dan berkata kepada semua orang itu: "Aku membaptis kamu dengan air, tetapi Ia yang lebih berkuasa dari padaku akan datang dan membuka tali kasut-Nyapun aku tidak layak. Ia akan membaptis kamu dengan Roh Kudus dan dengan api. (Lukas 3:16)

    Perhatikan hal ini dengan baik. Yohanes membaptis (memasukkan) ke dalam AIR sebagai lambang pertobatan.

    Bagaimana dengan baptisan Roh dan api?

    Yesus Membaptis (memasukkan) seseorang ke dalam ROH bukan air. Dan istilah Api lebih mengarah kepada penyucian sehingga Yesus membaptis (memasukkan) seseorang ke dalam pengalaman penyucian yang dilambangkan dengan API.

    Apakah ada perbedaan istilah baptisan yang berarti "dimasukkan ke dalam" atau "dicuci dengan" dari pengalaman Yohanes Pembaptis dengan pengalaman baptisan yang dilakukan oleh Yesus Kristus? Jawabannya tidak. Sebab baptisan Yohanes mungkin dimasukkan ke dalam Air atau dicuci dengan air. Namun Baptisan yang dilakukan oleh Yesus adalah dengan memasukan seseorang di dalam Roh bukan air. Jadi istilah baptisan Yohanes sudah berbeda jauh dengan istilah baptisan yang dilakukan oleh Yesus Kristus. Yohanes membabtis (memasukan) seseorang ke dalam air sedangkan Yesus membaptis (memasukan) seseorang ke dalam unsur Spiritualitas dan penyucian.

    Bagaimana dengan baptisan yang harus dijalankan oleh orang percaya pada masa perjanjian baru? Apakah seperti pengalaman baptisan yang dilakukan Yohanes Pembaptis, di mana membaptis (memasukkan) seseorang ke dalam air, ataukah ke dalam apa... ?

  • Pengertian makna baptisan pada saat amanat Agung Yesus Kristus kepada murid-murid-Nya.

  • Apakah makna baptisan yang diperintahkan Yesus kepada murid-murid-Nya mengarah mutlak kepada Elemen air dan pengalaman dimasukkan ke dalam air? seperti yang dilakukan Yohanes?

    "Karena itu pergilah, jadikanlah semua bangsa murid-Ku dan baptislah mereka dalam nama Bapa dan Anak dan Roh Kudus" (Mat.28:19)

    Jikalau Yohanes Pembaptis membaptis dengan menggunakan air yang berarti dimasukan ke dalam air sebagai lambang pertobatan, dan Yesus membaptis dengan menggunakan Roh dan Api sebagai lambang penyucian dengan cara memasukan seseorang ke dalam Roh dan dalam penyucian.

    Maka, istilah yang ada di dalam Matius 28:19 menyatakan "Baptislah (memasukan) mereka ke dalam..." sangat berbeda dengan istilah pembaptisan Yohanes yaitu Membaptis (memasukkan) seseorang ke dalam air.

    Jikalau Yohanes membaptis (memasukan) seseorang ke dalam air, maka perintah baptisan mengenai baptislah mereka dalam "nama Bapa dan Anak dan Roh kudus adalah membaptis (memasukkan) seseorang/mereka ke dalam~ nama Bapa dan Anak dan Roh kudus. Nukan makna ke dalam air (walaupun lebih baik menggunakan air sebagai wadah pembaptisan) tetapi Elemen pembaptisan bukanlah mengarah kepada Air melainkan kepada atau ke dalam nama Bapa dan Anak dan Roh Kudus. Lihat perbedaannya sangat jelas. Yohanes memasukan atau mencuci seseorang dengan menggunakan air maka Baptisan amanat agung adalah baptisan memasukkan seseorang bukan makna ke dalam air melainkan memasukkan seseorang ke dalam nama Allah Bapa dan Anak dan Roh Kudus.

    Ada juga istilah baptisan yang terjadi di zaman Perjanjian Lama yang dinyatakan melalui Rasul Paulus.

    "Aku mau, supaya kamu mengetahui, saudara-saudara, bahwa nenek moyang kita semua berada di bawah perlindungan awan dan bahwa mereka semua telah melintasi laut. Untuk menjadi pengikut Musa mereka semua telah dibaptis dalam awan dan dalam laut." 1 Korintus 10:1,2

    Istilah membaptis dalam awan dan dalam laut. Bukan berarti mereka dibaptis atau dimasukkan ke dalam awan atau dalam laut. Ini berarti istilah baptisan tidak harus memiliki pengertian dimasukkan atau ditenggelamkan. Jika itu pengertian mutlak maka apa yang terjadi pada saat bangsa Israel sedang melintasi Laut Teberau dan langsung dimasukkan atau ditenggelamkan ke dalam laut? Saya yakin anda dapat menganalisanya.

    Ini berarti istilah baptisan memunyai begitu banyak pengertian yang sangat mendalam.

Kesimpulan

  1. Baptisan air. tidak ada hubungan mutlak harus di dalam air. karena bisa di dalam air, bisa di dalam Roh bisa di dalam nama Allah Bapa dan Anak dan Roh Kudus sebagai lambang pemetraian nama Allah kepada seseorang. karena jika harus di dalam air maka apa yang terjadi dengan bangsa Israel pada saat melintasi Laut Teberau?

  2. Kenapa disebut baptisan air? Karena air dijadikan suatu wadah yang dipakai dalam upacara pembaptisan. Apakah bisa menggunakan wadah lain selain air? Jawabannya adalah wadah tidak menjadi hal yang mutlak. Air digunakan karena melambangkan Roh Kudus.

  3. Baptisan Yohanes, Baptisan yang dilakukan Yesus, dan Baptisan amanat agung (baptisan orang percaya/gereja) memiliki elemen-elemen yang berbeda.

Baptisan Yohanes menggunakan Elemen Air dengan wadah air sebagai lambang pertobatan. Baptisan yang dilakukan Yesus menggunakan Elemen Roh dan api dengan Wadah Roh dan Api sebagai pengalaman penyatuan Gereja atau Tubuh Kristus dan penyucian.

Baptisan Amanat agung/orang percaya menggunakan Elemen Nama Bapa dan Anak dan Roh Kudus sebagai lambang pemetraian nama Allah Bapa dan Allah anak dan Allah Roh Kudus.

Blog penulis: i-fellowshipservice.blogspot.com

Sakramen Baptisan Kudus sampai sekarang memang hal yg diperdebatkan. Jadi, baptisan mana yang benar???.ada yang mengatakan baptisan percik benar. Baptisan Selam benar. baptisan Roh Kudus paling benar. Bagi saudara seiman mohon penjelasannya bagi yang tahu, sehingga kita bisa mengerti dan menyampaikan kepada sesama kita orang Kristen, sehingga tidak terjadi kontroversi atas masalah ini. Trims. Mohon Informasinya: email: wa_wan28@ymail.com. GBU

Tinggalkan Komentar