Error message

  • Warning: mktime() expects parameter 6 to be long, string given in eval() (line 23 of /home/sabdaorg/public_sabda/artikel/modules/php/php.module(80) : eval()'d code).
  • Warning: mktime() expects parameter 6 to be long, string given in eval() (line 24 of /home/sabdaorg/public_sabda/artikel/modules/php/php.module(80) : eval()'d code).
  • Warning: mktime() expects parameter 6 to be long, string given in eval() (line 25 of /home/sabdaorg/public_sabda/artikel/modules/php/php.module(80) : eval()'d code).
  • Warning: mktime() expects parameter 6 to be long, string given in eval() (line 26 of /home/sabdaorg/public_sabda/artikel/modules/php/php.module(80) : eval()'d code).
  • Warning: mktime() expects parameter 6 to be long, string given in eval() (line 27 of /home/sabdaorg/public_sabda/artikel/modules/php/php.module(80) : eval()'d code).
  • Warning: mktime() expects parameter 6 to be long, string given in eval() (line 28 of /home/sabdaorg/public_sabda/artikel/modules/php/php.module(80) : eval()'d code).

Tujuan

 Informasi COVID-19 untuk orang Kristen ada di:corona.sabda.org

Kehidupan Adalah Suatu Penugasan Sementara

Oleh: SMT Gultom

Kehidupan di bumi adalah suatu penugasan sementara. Alkitab penuh dengan metafora yang mengajarkan tentang sifat kehidupan di muka bumi, yaitu bersifat singkat, sementara, dan fana. Kehidupan digambarkan seperti kabut, pelari cepat, nafas, dan segumpal asap. Alkitab berkata,:"Sebab kita anak-anak kemarin ..... hari-hari kita seperti bayang-bayang di bumi" (Ayub 8:9).Untuk memanfaatkan kehidupan kita secara maksimal, anda jangan pernah melupakan 2(dua) kebenaran: Pertama, dibandingkan dengan kekekalan, kehidupan amatlah singkat. Kedua, bumi hanyalah tempat kediaman sementara. Anda tidak akan lama berada disini, jadi jangan terlalu terikat pada bumi. Mintalah agar Tuhan membantu kita melihat kehidupan di bumi sebagaimana Dia melihatnya. Daud berdoa, "TUHAN, tolong aku untuk menyadari betapa singkatnya hidupku di dunia ini. Tolong aku untuk mengetahui bahwa waktu di sini hampir habis"!"(Mazmur 39:4). Baca selengkapnya ... about Kehidupan Adalah Suatu Penugasan Sementara

Kompas Hidup (Ibrani 12:2)

Oleh: Suardin Gaurifa

"Marilah kita melakukannya dengan mata yang tertuju kepada Yesus, yang memimpin kita dalam iman, dan yang membawa iman kita itu kepada kesempurnaan..."

Pernahkah saudara bertanya, mengapa kapal yang berlayar di kegelapan pun bisa sampai ke tujuannya dengan tepat? Mengapa pesawat yang apabila sudah mengudara hingga melampaui awan-awan dan daratan tak kelihatan setitik pun dapat sampai ke kota yang dituju dengan tepat? Itu bukan karena ada kacamata yang tembus pAndang hingga kiloan meter, atau ada malaikat pengawal perjalananya. Tetapi hanya oleh karena satu alat yang tidak terlalu besar yang namanya kompas dan radar bagi pesawat. Tanpa kompas dalam sebuah kapal sama dengan kegelapan yang paling gelap, sebab akan terombang-ambing oleh gelombang tanpa arah yang jelas dan tanpa radar bagi sebuah pesawat sama dengan kesesatan.

Baca selengkapnya ... about Kompas Hidup (Ibrani 12:2)

Doa Umat Egois!

Penulis: Mang Ucup

Di dalam agama manapun juga selalu ada beberapa gelintir umatnya yang egois salah satu contoh nyata adalah Mang Ucup karena telah memanjatkan doa; agar tim Jerman bisa keluar sebagai juara, ini tidaklah pantes dan dianggap sebagai pelecehan. Untuk ini saya hanya bisa bilang Amin! Walaupun demikian tidak ada salahnya kalau kita menganalisa dan Ngaca bareng begitu: "Apakah Anda juga termasuk umat Egois alias sami mawon seperti si Ucup?" Baca selengkapnya ... about Doa Umat Egois!

Menggapai Tujuan

Penulis : Janner, Pasaribu

Kejadian 25:28-34
28 Ishak sayang kepada Esau, sebab ia suka makan daging buruan, tetapi Ribka kasih kepada Yakub.
29 Pada suatu kali Yakub sedang memasak sesuatu, lalu datanglah Esau dengan lelah dari padang.
30 Kata Esau kepada Yakub: "Berikanlah kiranya aku menghirup sedikit dari yang merah-merah itu, karena aku lelah." Itulah sebabnya namanya disebutkan Edom. 31 Tetapi kata Yakub: "Juallah dahulu kepadaku hak kesulunganmu."
32 Sahut Esau: "Sebentar lagi aku akan mati; apakah gunanya bagiku hak kesulungan itu?"
33 Kata Yakub: "Bersumpahlah dahulu kepadaku." Maka bersumpahlah ia kepada Yakub dan dijualnyalah hak kesulungannya kepadanya. Baca selengkapnya ... about Menggapai Tujuan