Menolong

Zona Nyaman

Penulis : Eka Darmaputera

Di kantor saya, salah seorang rekan-sekerja yang saya kagumi adalah Setiawati. Alasan saya, ia selalu siap, sigap dan cepat dalam mengambil keputusan. Prinsipnya, "Lebih baik melakukan sesuatu walau salah, ketimbang takut salah lalu tidak berbuat apa-apa". Siap, sigap, dan cepat mengambil keputusan—memang benar—tidak otomatis menghasilkan keputusan yang benar. Tapi, seperti saya saksikan pada Setiawati, lebih sering tepatnya ketimbang tidak.. Sebab—seperti pada seorang penembak jitu—banyak mengambil keputusan itu adalah ibarat terus berlatih. dengan teratur. Tentu meleset juga sih, kadang-kadang. Namun demikian, "kadang- kadang meleset" itu tidak membuat Setiawati "kapok", lalu tak berani lagi mengambil keputusan. Katanya, suatu ketika, "Yang penting bagi saya adalah berusaha mengambil keputusan dengan sebaik-baiknya. Bahwa kemudian yang sebaik-baiknya itu toh masih belum cukup baik juga, biarlah itu saya hadapi pada waktunya. Tapi itu nanti, tidak sekarang".




Update Terakhir

  • 10/11/2008 - 05:59

Reader's Corner

bismut: shallom
dicky: oklek
dicky: oklek
nanairu: hay all
zzz: zzz
admin: Kami sajikan artikel terbaru yang bisa Anda lihat di halaman utama situs ini. Selamat menyimak!Semoga menjadi berkat
cT: thanks 4 de information
siska: hiiii
admin: Halo Maria, Maikel, Kenny.. terimaksih jika e-Artikel bisa melengkapi pelayanan kita. Trimaksih. Tuhan memberkati kita
Kenny: Thx e-Artikel..God bless you all
CAPTCHA
Silakan jawab pertanyaan berikut ini.
dua + = lima
Kerjakan soal tersebut dan masukkan jawab dengan angka bukan huruf. Contoh : "dua tambah empat = ?" masukkan "6".

Login pengguna

Temukan di Alkitab


Cari Kata 

Cari Ayat
 

Komentar-komentar terbaru

Beritahu Teman

Pengguna terbaru

  • jojo
  • ruttenjuda
  • Welly
  • santosa
  • simon margono

Siapa yang online

Saat ini terdapat 0 users dan 27 guests yang online.

Sindikasikan/RSS

Syndicate content