Error message

  • Warning: mktime() expects parameter 6 to be long, string given in eval() (line 23 of /home/sabdaorg/public_sabda/artikel/modules/php/php.module(80) : eval()'d code).
  • Warning: mktime() expects parameter 6 to be long, string given in eval() (line 24 of /home/sabdaorg/public_sabda/artikel/modules/php/php.module(80) : eval()'d code).
  • Warning: mktime() expects parameter 6 to be long, string given in eval() (line 25 of /home/sabdaorg/public_sabda/artikel/modules/php/php.module(80) : eval()'d code).
  • Warning: mktime() expects parameter 6 to be long, string given in eval() (line 26 of /home/sabdaorg/public_sabda/artikel/modules/php/php.module(80) : eval()'d code).
  • Warning: mktime() expects parameter 6 to be long, string given in eval() (line 27 of /home/sabdaorg/public_sabda/artikel/modules/php/php.module(80) : eval()'d code).
  • Warning: mktime() expects parameter 6 to be long, string given in eval() (line 28 of /home/sabdaorg/public_sabda/artikel/modules/php/php.module(80) : eval()'d code).

bijak

 Informasi COVID-19 untuk orang Kristen ada di:corona.sabda.org

Pendidikan Orang Bijak & Bajik

Oleh: Sefnat Hontong

Hari Kamis tanggal 2 Mei 2013 kemarin kita memperingati Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas). Dalam amatan saya, peringatan Hardiknas pada tahun 2013 ini agak ‘aneh’ nuansanya, jika dibandingkan dengan peringatan yang sama pada tahun-tahun sebelumnya. Jika kita membaca berita media, beberapa ke-aneh-an itu bisa saya catat paling-tidak ada 4 (empat) hal, sbb:

1. Menjelang Hardiknas ada sebagian elemen masyarakat Indonesia yang menuntut agar Menteri Pendidikan dan Kebudayan Nasional RI Muhamad Nuh mundur dari jabatannya, karena terindikasi tidak professional dalam memenej pelaksanaan Ujian Nasional (UN).

2. Mendekati perayaan Hardiknas ada banyak kritikan dan berbagai opini masyarakat yang menilai pelaksanaan UN sebagai sesuatu yang tidak ‘layak’ dan tidak membawa manfaat apa-apa bagi para siswa dan orang tua siswa, namun hanya menguntungkan pihak-pihak tertentu saja. Baca selengkapnya ... about Pendidikan Orang Bijak & Bajik

Belajar dari Semut

Oleh: Dr. Donald Siahaan

Mengherankan, Tuhan menggunakan metafora SEMUT untuk mengajarkan anak-anak-Nya ETOS KERJA yang benar. Amsal 6:6-8 menyatakan: "Hai pemalas, pergilah kepada semut, perhatikanlah lakunya dan jadilah bijak: biarpun tidak ada pemimpinnya, pengaturnya atau penguasanya, ia menyediakan rotinya di musim panas, dan mengumpulkan makanannya pada waktu panen". Kalimat ini memang ditujukan kepada yang MALAS, atau kerangjingan MILIS, atau sering bikin alasan MULES saat disuruh kerja, sambil meMELAS bisa diberi waktu istirahat lebih banyak. Tapi SEMUT tidak demikian:

Baca selengkapnya ... about Belajar dari Semut