Siapkah Anda Disembuhkan Dan Dipulihkan

 Informasi COVID-19 untuk orang Kristen ada di:corona.sabda.org

Oleh: lukas edi S
Dalam lukas 5:12-14 berisi tentang bagaimana Yesus menyembuhkan seorang yang sakit kusta.

Ayat 12: "Pada suatu kali Yesus berada dalam sebuah kota. Di situ ada seorang yang penuh kusta. Ketika ia melihat Yesus, tersungkurlah ia dan memohon: "Tuan, jika Tuan mau, Tuan dapat mentahirkan aku."


Ayat ini mengatakan di situ ada seorang yang penuh kusta, kusta berbicara tentang dosa, kutuk dan sakit penyakit. Apa pun keadaan kita, seberapa parah keadaan ekonomi kita, seberapa parah penyakit kita, seberapa suram rasanya masa depan kita, sebesar apa pun dosa kita dan separah apa pun kejatuhan kehidupan kita dalam dosa, Tuhan tidak mempedulikan semua itu. Tuhan tidak pernah jijik terhadap keadaan kita. Tangan-Nya selalu terulur bagi kita untuk memberi kesembuhan dan pemulihan.

Ketika kita mau mengaku dosa dan menyerahkan dosa kita sama Yesus, maka yesus mengatasi semua persoalan kehidupan kita dan menjawab pergumulan kita. Beranikah kita merendahkan hati kita? Melepaskan ke egoisan kita? Melepaskan gengsi kita? melepaskan keangkuhan kita? Maukah kita datang dengan tersungkur (menjatuhkan diri sampai muka kita menyentuh tanah), menyungkurkan hati kita, merendahkan hati kita sampai kepada titik di mana kita benar-benar percaya total kepada Yesus yang berkuasa untuk melepaskan semua masalah yang memenjarakan kehidupan kita, untuk dijamah dan dipulihkan dalam nama Yesus. Ayat 13 "Lalu Yesus mengulurkan tangan-Nya, menjamah orang itu, dan berkata: "Aku mau, jadilah engkau tahir." Seketika itu juga lenyaplah penyakit kustanya." Ayat ini mengajarkan bahwa Yesus selalu mau dan siap untuk mengampuni kita, untuk menyembuhkan kita, untuk memulihkan kita dari keterpurukan menjadi pemenang yang berkelimpahan. Usaha yang tadinya bangkrut akan berubah jadi berhasil, Penyakit yang telah menahun dalam tubuh kita Tuhan akan sembuhkan, Penyakit yang dokter angkat tangan Tuhan akan turun tangan untuk menyembuhkan.

Hubungan keluarga yang berantakan Tuhan akan pulihkan, anak yang terhilang Tuhan akan kembalikan dalam kehidupan kita, pengangguran akan mendapat pekerjaan. Apa pun masalah kita Tuhan mau dan sanggup memulihkan keadaan kita. Kusta-kusta dalam kehidupan kita Tuhan akan mengatasinya, karena bagi Dia semuanya adalah sangat mungkin, tidak ada kemustahilan dalam Yesus. Bahkan Kelumpuhan-kelumpuhan yang kita alami dalam berbagai segi kehidupan, Tuhan Yesus akan segera membuat kita bangkit beroleh kemenangan dan kebangkitan. Ayat 14 "Yesus melarang orang itu memberitahukannya kepada siapa pun juga dan berkata: "Pergilah, perlihatkanlah dirimu kepada imam dan persembahkanlah untuk pentahiranmu persembahan seperti yang diperintahkan Musa, sebagai bukti bagi mereka." Sepertinya ayat ini kontradiksi, di awal berkata melarang untuk memberitahukan kepada siapa pun, tetapi berikutnya menyuruh untuk pergi memperlihatkan pada imam."

Sebenarnya Yesus mau agar kita ada tindakan, ada perbuatan yang mencerminkan rasa syukur kita setelah kita di pulihkan, di sembuhkan dan di menangkan. Tuhan lebih suka ada tindakan daripada hanya mengucap syukur melalui mulut tetapi tidak ada tindakan dari rasa syukur kita itu. Setelah kita dipulihkan, disembuhkan, dan dimenangkan hendaknya kita mengucap syukur dengan bersaksi kepada saudara-saudara kita tentang kelepasan yang kita alami, dengan lebih banyak melakukan pujian, penyembahan, berdoa dan membaca firman-Nya serta membangun hubungan yang lebih intim lagi dengan Yesus Kristus sumber kehidupan yang mengalir dalam kehidupan kita.

Sumber: Lukas 5:12-14
Situs Anda: lukas_edi@yahoo.com