Perkenanan Tuhan Hanya Sejauh Doa

 Informasi COVID-19 untuk orang Kristen ada di:corona.sabda.org

Oleh: Anastasia Claudya Benedicta

Semua pelayan atau konselor tahu bahwa lebih sulit melayani orang yang pernah sungguh-sungguh terjun dalam pelayanan lalu mundur ketimbang melayani orang yang belum mengenal Tuhan. Kasusnya seperti seseorang yang pernah melayani kemudian mengalami gesekan dengan teman sepelayanan lalu mengundurkan diri dan keluar.

Perlu diketahui untuk kembali lagi butuh energi minimal dua kali lipat dibandingkan dengan orang yang belum mengenal Tuhan terus bertobat. Mengapa? Dalam Matius 12:43-45, Yesus berkata bahwa roh jahat tersebut membawa tujuh roh lain yang lebih jahat. Dan caranya bagaimana? Ada seorang hamba Tuhan yang bernama William Carey, seorang bapak misi, dia merintis misi di dunia modern berkata "Doa yang bersungguh-sungguh dan penuh kepercayaan adalah sumber semua kesalehan pribadi".



Firman Tuhan berkata bahwa kita adalah rumah doa, kita perlu baca firman Tuhan, kita perlu rajin pelayanan, kita perlu khotbah, kita perlu menginjili, kita perlu kunjungan akan tetapi perlu kita ketahui Yesus itu lebih banyak berdoa, Yesus berdoa semalaman, Yesus berdoa seorang diri, pagi-pagi benar sebelum orang lain bangun, Dia sudah bangun terlebih dahulu untuk berdoa. Doa itu persiapan karena waktu kita berdoa, kita mendengar suara Tuhan sehingga kita akan taat mengikuti apa yang yang menjadi kehendakNya. Doa itu sangatlah penting karena doa yang membuat kita bertumbuh serta melepaskan kita dari dosa-dosa kita. Matius 26:41, Yesus mengingatkan bahwa daging itu lemah sehingga manusia masih bisa tergoda, Yesus juga berkata agar kita selalu berjaga-jaga dengan satu cara yaitu berdoa.

Memang pentingnya berdoa tidak dapat digambarkan, tetapi marilah kita ikuti teladan Yesus yang banyak berdoa. Ada opini yang mengatakan mengapa kita memiliki pergumulan sekian lama tetapi tidak selesai-selesai? Hal tersebut terjadi karena kita kurang berdoa. Tahukan bahwa Yesus berdoa selama berjam-jam, para peneliti Alkitab menyimpulkan tiap hari Yesus minimal berdoa tiga jam, itu sebabnya Ia dapat usir setan hanya dua detik, Ia bangkitkan orang mati hanya lima detik, Dia bangkitkan orang lumpuh hanya tiga detik. Di mana kita tahu bahwa Yesus dapat membuat mukjizat yang lumpuh dapat berjalan, yang buta dapat melihat dan bisu dapat bicara. Hal tersebut terjadi karena Dia berdoa.


Ada tiga fungsi rumah doa, jika kita ingin berfungsi untuk menjadi rumah doa lakukan tiga hal ini. Ayat utama Matius 7:7 yang merupakan bagian dari khotbah Yesus di bukit. Ada tiga fungsi rumah doa dari ayat tersebut.
Pertama, rumah doa adalah rumah permintaan. Kita ini adalah rumah permintaan di mana Tuhan dengar apa yang kita minta, akan tetapi masalahnya kita jarang meminta. Tuhan senang saat kita meminta, ada seorang hamba Tuhan yang bernama John Wesley berkata bahwa "Allah tidak melakukan apapun selain menjawab doa. Doa menggerakan tangan Allah untuk bertindak. Melalui doa, Allah membuat yang tidak mungkin menjadi mungkin", oleh sebab itu Tuhan tidak melakukan apa pun dalam hidup kita selain menjawab doa kita. Artinya, kalau kita jarang beroda, jarang meminta, Tuhan tidak akan membuat apa-apa. Semakin banyak kita meminta kepada Tuhan, semakin Tuhan bekerja dan belajar berani meminta hal-hal yang mustahil.

Banyak ditemukan orang-orang jarang meminta hal-hal yang mustahil, mereka hanya meminta jika mereka sedang dalam kondisi kebingungan. Dan sekarang banyak orang berpikir, semakin kita dewasa dalam Tuhan harusnya semakin sedikit meminta, tapi anggapan tersebut salah. Kedewasaan rohani artinya makin bergantung dengan Tuhan, makin sedikit mengandalkan kekuatan sendiri, makin banyak andalkan Tuhan. Jadi, semakin banyak minta pertolongan kepada Tuhan, itu bisa disebut semakin dewasa rohani.
Kedua, rumah doa adalah rumah penyembahan. Tahukan bahwa kita harus banyak menyembah, di Matius 7:7b berkata "carilah maka kamu akan mendapat", apa yang kita dapat? Saat kita mencari lewat doa, kita dapatkan wajah Tuhan, kita dapatkan kekuatan dari Tuhan. Yohanes 4:23 menyatakan bahwa Tuhan tidak mencari penyembahan akan tetapi Tuhan mencari penyembah, keduanya merupakan dua hal yang berbeda. Dan yang kedua, waktu kita mencari Tuhan kita dapat perkenanan (Yesaya 55:6). Perkenanan atau favor itu artinya kita diperlakukan beda dengan orang lain, seperti Yusuf itu dikenan saat ia di rumah Potifar, saat ia di penjara ia dikenan oleh kepala penjara dan juga saat ia di istana Firaun. Kita butuh perkenanan Tuhan bahkan sekalipun masalah kita belum selesai, Tuhan memberikan perkenanan dan kita tetap mendapat perlakuan khusus dariNya. Ketiga, di saat kita mencari Tuhan kita akan mendapat perlindungan, Zefanya 2:3 ayat ini membicarakan tentang akhir zaman dan kenapa Tuhan ingin kita lebih banyak berdoa? Karena Tuhan berjanji orang yang banyak berdoa, orang yang banyak menyembah, orang yang yang mencari wajahNya akan diselamatkan dan membuat Tuhan akan melindungi kita pada hari kemurkaan.

Terakhir, rumah doa adalah rumah syafaat yang artinya kita berdoa untuk orang lain. Apabila kita berdoa jangan hanya berdoa untuk diri kita sendiri tetapi kita juga harus bersyafaat. Tuhan menghendaki kita bersyafaat berdoa untuk orang lain karena Alkitab berkata jika dua orang bersepakat meminta apapun juga, Bapa di sorga akan mengabulkan (Matius 18:19). Perlu disadari bahwa kita ada di sini hingga saat ini itu juga berkat doa orang lain.