Kebahagiaan
Oleh: ev.sudiana
Mengapa Kita Tidak Begitu Bahagia?
Roma 14:17
Sebab Kerajaan Allah bukanlah soal makanan dan minuman, tetapi soal kebenaran, damai sejahtera dan sukacita oleh Roh Kudus.
Ketika merayakan ulang tahunnya yang ke-75, majalah Forbes mengundang para ilmuwan dari berbagai bidang dan dari berbagai penjuru dunia untuk menjawab satu pertanyaan utama:
"Mengapa kita begitu tidak bahagia?"
Lihatlah Pada Pekerjaan Tuhan dan Bersukacitalah Karenanya (Mazmur 66:5-7)
Sahabat, saat ini banyak sekali peristiwa yang menyita perhatian kita:
- pesawat penumpang jatuh/hilang,
- penyebaran virus ebola yang mematikan,
- peperangan tiada henti di Gaza/Suriah/Irak,
- pembunuhan disertai mutilasi di Riau,
- pembunuhan brutal dan tak manusiawai oleh ISIS,
- .... masih banyak lagi
Ketika Pintu Sudah Ditutup
Oleh : Renida Ambarita
Di hari Senin sore itu saya sedang berada di satu bank swasta terkenal. Ditemani anak gadis saya yang berusia 11 tahun, saya ingin melakukan satu transaksi perbankan yang tidak bisa dilakukan lewat atm tetapi harus lewat teller atau cashier. Begitu selesai memarkirkan kendaraan saya, sedikit tergesa-gesa kami bergegas masuk ke gedung karena waktu sudah menunjukkan pukul 14.55 wib, itu artinya hanya ada waktu 5 menit saja, karena tepat pukul 15.00 wib jam operasional bank sudah ditutup untuk semua nasabah yang akan masuk, kecuali mereka yang sudah berada di dalam gedung sebelumnya.
Madu dan Racun Sama Hebatnya di Tangan Tuhan
Oleh: Yon Maryono
Kata Madu banyak dikaitkan dengan situasi sukacita, seperti diterapkan dalam istilah Bulan Madu bagi pengantin, demikian sebaliknya kata Racun. Oxford English Dictionary tidak memberikan etimologi sama sekali, tetapi menyebutkan bahwa kata Bulan Madu ini berasal dari abad ke-16: "Bulan pertama setelah pernikahan, ketika yang ada hanyalah kelembutan dan sukacita”. Salah satu kutipan tertua dalam Oxford English Dictionary menunjukkan bahwa, meskipun di masa kini bulan madu mempunyai arti positif, kata ini sesungguhnya merupakan rujukan mengejek kepada memudarnya cinta yang niscaya terjadi seperti tahap-tahap peredaran bulan. Istilah Racun, Beracun digunakan untuk segala sesuatu yang dapat berakibat fatal atau berbahaya apabila dimasukkan dalam jumlah tertentu ke makhluk hidup. Tapi kedua istilah itu dalam pengalaman penulis sama hebatnya di tangan Tuhan.
Kalau Yesus Ada di Tengah-tengah Kita
Oleh: Kuncoro Adi
Bacaan: Yohanes 20:19-22
Salah satu keunikan kekristenan dibandingkan agama lain adalah: Allahnya orang Kristen bersedia hadir dan tinggal di tengah-tengah umat-Nya! Allah melakukan itu dalam wujud Tuhan Yesus Kristus!
Ini adalah tema sentral alkitab. Ini adalah salah satu fondasi kekristenan –- yaitu bahwa Allah pernah berinkarnasi (menjelma) menjadi manusia dan diam di tengah-tengah kita dalam diri Tuhan Yesus Kristus!
Inilah arti sebenarnya dari kata Imanuel= Allah berdiam di tengah-tengah kita
Terus Menyesali
Oleh: Eny Supiani Situmorang
"Sebab Allah setia dan karena itu Ia tidak akan membiarkan kamu dicobai melampaui kekuatanmu. Pada waktu kamu dicobai Ia akan memberikan kepadamu jalan ke luar, sehingga kamu dapat menanggungnya." (I Korintus 10:13b)
Bacaan: I Korintus 10:1-33
Dwayne Pingston lumpuh dari pinggangnya ke bawah. Pada tahun 1983, ketika ia baru berusia sembilan belas tahun, ia menghindari tabrakan dari depan dengan membanting setirnya ke kanan. Dalam peristiwa itu Dwayne menabrak bahu jalan dan terlempar dari mobilnya. Lehernya patah dan kaki-kakinya tak dapat digerakkan lagi.
Ucapan Syukur
Oleh:Alfred Monim
Masmur 100:4, berkata demikian "Masuklah melalui pintu gerbang-Nya dengan nyanyian syukur ke dalam pelataran-Nya dengan puji-pujian (tehilah)".
Dengan memberikan perhatian pada ayat di atas, maka ada beberapa hal yang perlu mendapat perhatian kita bersama: pertama, ketika seseorang sebelum melangkah masuk ke rumah Tuhan (ibadah), terlebih dahulu ia mengingat salah satu karakter Allah, dimana ia telah mengalaminya dari Tuhan, sehingga ketika ia masuk dalam ibadah tersebut penuh dengan nyanyian syukur kepada Allah. Ke dua, ketika di dalam ibadah tersebut, mereka yang bersyukur kepada Allah hendaknya mengekspresikan sukacitanya tersebut (tehilah) kepada Allah dalam ibadah tersebut. Dengan demikian, ibadah yang diselenggarakan itu sungguh memberikan dampak dan makna yang indah dan dalam atas hidup masing-masing.
Ketakutan dan Kesukaan Besar
Baca: Matius 28:1-10
Mereka segera pergi dari kubur itu, dengan takut dan dengan sukacita yang besar dan berlari cepat-cepat untuk memberitahukannya kepada murid-murid Yesus. -- Matius 28:8
Maria dan beberapa orang wanita yang pergi bersamanya mengunjungi tempat pemakaman Yesus, tidaklah mengharapkan sambutan yang mereka terima di kubur. Mereka datang pada waktu dini hari untuk membalurkan rempah-rempah pada tubuh Teman mereka -- tanpa mengetahui bagaimana caranya masuk ke dalam kubur. Namun saat mendekati kubur, mereka tercengang karena melihat batu besar telah tergeser dari lubangnya. Bahkan yang lebih menakjubkan, mereka melihat seorang malaikat sedang duduk di atasnya.
Sukacita Modal Utama Awet Muda dan Hidup Sehat
Penulis : Manati I. Zega, S.Th
Kemelut dan krisis multidimensi yang melanda negeri ini, sangat berpengaruh dalam seluruh aspek kehidupan masyarakat, termasuk dalam penampilannya. Ada sebagian orang yang tidak mampu lagi memelihara dan menjaga kesehatannya sehingga kelihatan tua lebih dini di usia yang masih muda. Hal ini memang dapat dipahami karena beban hidup yang semakin berat dan persoalan hidup yang semakin bergelombang. Kompleksitas problem kehidupan membuat penampilan seseorang tidak lagi awet muda, karena dibebani dengan stress yang tiada hentinya dari hari ke hari.