Let's Talk About Music !
Penulis : Mang Ucup
Berdasarkan Alkitab, manusia sudah mengenal alat musik pada generasi ke-lima setelah manusia pertama (Adam). Yubal anak Lamekh "dialah yang menjadi bapak semua orang yang memainkan kecapi dan suling" (Kejadian 4:21), dialah penemu musik. Di kemudian hari musik digunakan dalam ibadah Bait Suci, sebelumnya terbatas penggunaannya dalam kehidupan sekular mereka. Berdasarkan para ahli purbakala, mereka telah menemukan disebuah goa di Blaubeuren Jerman, alat musik tertua, berupa suling yang dibuat dari tulang angsa, berdasarkan penelitian mereka usia suling ini sudah encapai 350.000 th usianya. Dan telah terbuktikan juga, bahwa 3.000 th sebelum Masehi di Mesopotamien maupun di Mesir mereka telah memainkan berbagai macam alat musik seperti harfa, gendrang maupun suling.
Musik sebagai Terapi
Penulis : Mang Ucup
Musik sebagai terapi telah dikenal sejak 550 tahun sebelum Masehi, dan ini dikembangkan oleh Pythagoras dari Yunani. Bahkan di dalam Alkitab pun tercantum bahwa ketika penyakit gilanya Raja Saul kumat, ia bisa dibuat menjadi tenang oleh alunan musiknya Daud (1 Samuel 16:14-23).
Mengintip Bach, Beethoven, Mozart...
Dengan rasa kagum sejarah mengabadikan nama komponis-komponis agung seperti Bach, Handel, Haydn, Mozart, Beethoven, Schubert dan lain-lain. Mereka adalah jenius yang menghasilkan musik yang memberi rasa indah kepada hati umat untuk berabad-abad lamanya. Mungkin kita menduga bahwa sebagai jenius mereka dengan mudah menghasilkan karya-karya besar. Dugaan itu keliru. Karya mereka bukan lahir begitu saja, melainkan melalui banyak pergumulan belajar dan berdoa. Marilah kita mengintip pergumulan mereka.
Workshop Music
Penulis : Tommyanto
Sabtu lalu, cukup beruntung bisa mengikut workshop paduan suara yg diselenggarakan di GKI Surya Utama.
Sejumlah point yg mungkin menarik: Dari pembicara bapak Tommyanto:
- Peserta paduan suara musti mendapatkan nilai tambah setiap kali ada pengulangan suara.
- Lakukan koreksi kesalahan sedini mungkin sebelum kita terbiasa melakukan sesuatu scr salah.
- Ada dua tipe pelantun suara. yg membenamkan teks pada kepala dan mereka yg membenamkan kepala pada teks. teks lagu mestinya dibenamkan dalam kepala dan bukan sebaliknya. 'gunakan otak' utk secepatnya menghafal dan menguasai.
Lagu Rohani
Sosialisasi Lagu Rohani Daerah Sudah Dilakukan Tapi Hasilnya Minim Hingga saat ini, keberadaan lagu-lagu rohani daerah kurang mendapat perhatian dari kalangan masyarakat Kristiani di Indonesia. Lagu-lagu rohani daerah kalah bersaing bahkan seolah-olah tenggelam ditengah maraknya kehadiran lagu-lagu rohani berbahasa Indonesia maupun luar negeri.