Let's Talk About Music !

 Informasi COVID-19 untuk orang Kristen ada di:corona.sabda.org

Penulis : Mang Ucup

Berdasarkan Alkitab, manusia sudah mengenal alat musik pada generasi ke-lima setelah manusia pertama (Adam). Yubal anak Lamekh "dialah yang menjadi bapak semua orang yang memainkan kecapi dan suling" (Kejadian 4:21), dialah penemu musik. Di kemudian hari musik digunakan dalam ibadah Bait Suci, sebelumnya terbatas penggunaannya dalam kehidupan sekular mereka. Berdasarkan para ahli purbakala, mereka telah menemukan disebuah goa di Blaubeuren Jerman, alat musik tertua, berupa suling yang dibuat dari tulang angsa, berdasarkan penelitian mereka usia suling ini sudah encapai 350.000 th usianya. Dan telah terbuktikan juga, bahwa 3.000 th sebelum Masehi di Mesopotamien maupun di Mesir mereka telah memainkan berbagai macam alat musik seperti harfa, gendrang maupun suling.

Kata "Musik" sebenarnya diserap dari bahasa Yunani "musik (t"chne)" dan dalam bahasa Latin = (ars) musica. Musik bukan saja hanya bisa jadi penghubung antar sesama manusia, tetapi bisa juga di gunakan sebagai penghubung dengan makhluk luar angkasa (alien). Hal ini terbuktikan dengan dikirimnya kepingan CD emas "Sound of Earth" melalui pesawat antariksa Voyager 1 dan Voyager 2. "Sound of Earth" itu adalah kepingan CD emas dengan rekamanan video, data maupun audio, dimana antara lain telah direkam musik Gamelan maupun musik dari Johann Sebastian Bach, Wolfgang Amadeus M2ozart, Chuck Berry. Bisa dilihat di links

Musik bisa di definisikan dengan berbagai macam cara antara lain sebagai bunyi-bunyian yang dianggap enak oleh pendengarnya atau juga sebagai segala bentuk bunyi-bunyian yang dihasilkan secara sengaja untuk disajikan sebagai hiburan. Bukan hanya manusia saja yang mampu menciptakan musik, ternyata hewan pun bisa menciptakan melodi musik yang indah oleh sebab itulah juga ada Zoomusicology yang khusus mempelajari musik bunyi-bunyian dari hewan.

Manusia bisa menikmati musik bukan hanya melalui alat pendengarnya saja, tetapi juga berdasarkan perasaan maupun sentuhan, sebab telinga manusia normal hanya mampu menerima frekuensi bunyi paling tinggi 20 000 Hz dan paling rendah 20 Hz. Suara yang lebih rendah dari 20 Hz hanya bisa di rasakan melalui perasaan atau sentuhan saja.

Aristoteles berpendapat bahwa musik itu mempunyai kemampuan mendamaikan hati yang gundah dan juga mempunyai terapi rekreatif dan menumbuhkan jiwa patriotisme.

Musik itu kaitannya erat sekali dengan matematika oleh sebab itulah Pythagoras 560 480 SM adalah orang yang pertama yang menemukan tangga nada Oktave seperti yang kita kenal sekarang ini. Dan di th 1.026 sM Guideo d’Arezzo yang pertama kalinya memperkenalkan notasi musik "do re me fa sol la" kepada kita.

Antonio Stradivari kemungkinan dilahirkan pada th 1644 in Cremona Italy, ia adalah murid dari seorang pembuat biola jenius Maestro Nicola Amati. Dan pada saat ini mungkin hanya biola dari Giuseppe Guarneri saja bisa memiliki suara biola seindah dari biola Stradivari.

Selama masa hidupnya Stradivari hanya membuat sekitar 1.100 biola, dan pada saat ini masih tersisa sekitar 200 yang diakui keasliannya sebagai original dari Stradivari. Rahasia membuat biola Stradivari itu tidak diturunkan kepada siapapun juga, sehingga meski sudah dicari dengan alat yang paling canggih sekalipun pun juga, formula lem untuk melapis kayu yang sudah diproses khusus untuk membuat biola ajaib Antonio Stradivari s/d detik masih juga belum juga tersingkap.

Piano & kibor
Instrumen kibor ini sudah ada sejak zaman kuno. Tidak jelas awalnya yang tepat. Dalam tangga nada Barat yang disebut diatonis, tonal terbagi dalam 12 nada. Ada nada penuh dan ada nada semi-tone. Pada instrumen kibor kedua kelompok nada ini biasa dibedakan dengan kunci berwarna terang dan untuk semi-tone. Susunan deret kunci yang chromatic (mencakup 12 nada) muncul di Eropa pada abad ke-14.

Pada abad 15 diciptakan instrumen musik berdawai dengan dibunyikan melalui petikan, munculah harpsichord. Harpsichord ini terus berkembang pada abad ke-17 dan ke-18. Suatu teknik membunyikan dawai kembali dikembangkan dengan alat pukul kecil yang bekerja. Akibatnya pukulan pada bilah kunci bisa dilakukan pelan dan keras.

Pelan dalam bahasa Italia adalah "Piano" dan keras adalah "Forte". Instrumen inovasi baru itu sangat populer karena volume nada bisa diatur dengan keras lemahnya memanipulasi papan kunci. Nama alat itu pun menjadi Pianoforte. Lama kelamaan diringkas menjadi "Piano". Piano pertama diciptakan oleh Batolomeo Christofori.

Instrumen kibor ini yang memungkinkan berkembangnya musik barat dengan spektrum harmoni yang bisa dikatakan tidak tertandingi oleh aliran musik lain di bumi ini. Komposisi orkes simponi berasal dari kemampuan piano menghasilkan nada-nada harmonik.

Kibor elektronik baru muncul pada abad ke-20. Dipasarkan pertama kali oleh Laurens Hammond di Amerika Serikat 1935. Sejak itu mulai berkembang instrumen yang sekarang ini menjadi rajanya alat musik. Suara orkes simponi pun dengan puluhan instrumen bisa dihasilkan oleh satu kibor saja.

Sedangkan rekaman musik pertama dilakukan oleh Thomas Alva Edison di th 1877, lagu pertama yang direkam olehnya adalah "Marry had a little Lamb"