Paskah: Pengadilan Yesus

 Informasi COVID-19 untuk orang Kristen ada di:corona.sabda.org

Oleh:Rick Warren

Paskah: Pengadilan Yesus"Tetapi Ia tetap diam dan tidak menjawab apa-apa. Imam besar itu bertanya kepada-Nya sekali lagi, katanya: 'Apakah Engkau Mesias, Anak dari yang Terpuji?'"

Apakah yang sangat penting tentang Paskah? Paskah itu penting karena itu membuktikan bahwa Yesus adalah siapa yang Ia katakan. Dia adalah Anak Allah, dan Dia datang ke dunia untuk menyelamatkan kita.

Ada 3 hal yang terjadi dalam peristiwa dramatis di akhir minggu Paskah: pengadilan Yesus, kemudian kematian Yesus, dan akhirnya kebangkitan Yesus.

Sebenarnya Yesus mengalami enam pengadilan. Dalam satu malam, ia dibawa ke hadapan Hanas (ayah mertua Kayafas), Kayafas (imam besar), Sanhedrin (Mahkamah Agama), Pilatus (Gubernur Yerusalem), Herodes (Gubernur Galilea), dan kemudian kembali pada Pilatus.

Di akhir keenam pengadilan itu, apa yang mereka temukan untuk mendakwa dia? Tidak ada.

Dia tidak pernah berbuat satu pun hal yang salah. Mereka membawa orang-orang yang melemparkan tuduhan palsu, tapi semuanya itu tidak terbukti.

Akhirnya mereka menuduh dia dengan satu tuduhan: ia menyatakan dirinya sebagai Anak Allah. Itulah satu-satunya penyebab Yesus pergi ke salib.

Setiap orang yang pernah bersama-sama dengan dia, telah membuat beberapa macam keputusan tentang siapa dia. Entah engkau percaya ia seorang pembohong, atau engkau percaya ia orang gila, atau engkau percaya ia Tuhan (Lord).

Kita tidak bisa hanya berkata, "Aku percaya dia adalah guru yang baik." Ia tidak bisa hanya menjadi guru yang baik, karena guru yang baik tidak akan berkata, "Akulah satu-satunya jalan menuju surga." Orang yang baik tidak akan berkata seperti itu, kecuali itu adalah kebenaran.

Yesus mengklaim dirinya adalah Juruselamat dunia.

Dalam Yohanes 12:47 dicatat bahwa ia berkata: "Aku tidak datang untuk menghakimi dunia, tapi untuk menyelamatkannya."

Ia menyerahkan dirinya sendiri ke dalam pengadilan agar tidak ada lagi keraguan bahwa dialah orangnya. Dia bisa saja menghentikan pengadilan itu setiap waktu, dia tahu dia akan dinyatakan bersalah dan disalibkan - tapi dia membiarkan hal itu terjadi.

Itu adalah bagian dari keseluruhan rencananya.

Sumber: http://www.cahayapengharapan.org/artikel/texts/pengadilan_yesus.htm