Budak Uang - Duit - Hepeng

 Informasi COVID-19 untuk orang Kristen ada di:corona.sabda.org

Oleh : Ev. Sudiana

Uang, uang, uang...
Kalau kita nonton berita di televisi semua masalah timbul karena uang.


Kita baru-baru ini melihat berita pemberantas korupsi, orang yang diberantas di dalamnya adalah orang yang mengerti hukum, pembela hukum, penegak hukum yang kejeblos ke dalam kejahatan - uang milyaran.

Seorang ibu - yang kita tahu sosok ibu membela anak-anak nya, yang juga kita tahu ibu rela tidak makan hanya untuk anak-anaknya, 2 Raja-Raja 4:1-7 seorang ibu tidak mau rela anak nya jadi budak, walaupun ibu janda ini punya banyak hutang.

Tapi kita nonton di televisi sosok ibu begitu tega , begitu sadis , menyiksa - hingga membunuh seorang anak yang belum mengerti uang milyaran, belum mengerti apa itu warisan...

Pengkotbah 6:1-2 ada suatu kemalangan yang telah kulihat di bawah matahari, yang sangat menekan manusia.
Orang yang di karunia Allah kekayaan, harta benda dan kemuliaan, sehingga ia tak kekurangan suatu pun yang diinginkannya, tetapi orang itu tidak di karuniakan kuasa oleh Allah untuk menikmatinya, melainkan orang lain yang menikmatinya! Inilah kesia-siaan dan penderitaan yang pahit.

Ciri-ciri hamba uang - budak uang...
1. Orang tidak tahu melakukan hukum Tuhan - ada membayar persepuluhan - tapi tidak mengasihi sesama, dan sebaliknya ada yang kelihatan nya murah hati mengasihi sesama - tapi tidak membayar perpuluhan  , Matius 23:23
Yang satu harus dilakukan dan yang lain jangan diabaikan.

2. Orang yang malas dan tidak mengatur keuangan dengan baik , tidak menabung - pemborosan, tergiur hal-hal yang sedang trend, pemakaian kartu kredit, usaha yang tidak jelas seperti money game.
Amsal 31:13 Ia mencari bulu domba dan rami, dan senang bekerja dengan tangannya.
 
3. Tidak punya roh penguasaan diri ; orang yang saya layani ia sudah menghabiskan rokok - lebih dari harga sebuah motor 15 juta, padahal kalau kita pikir-pikir memberi dana untuk Tuhan jauh sekali.
Melayani sesama lebih jauh lagi.
Lukas 3:14b Jangan merampas dan jangan memeras dan cukupkanlah dirimu dengan gajimu. "Enough is enough" gaji berapa pun akan terasa kurang.

LORD JESUS LOVE U ALL


Sumber:
Ibadah komsel
Situs:
www.menatarohani.blogspot.com