Yesuslah Jawaban

Oleh:Sunanto

Dalam salah satu bukunya, Anne Graham Lotz, putri dari Billy Graham menceritakan pengalamannya ketika mengalami krisis dalam pernikahannya. Setelah sepuluh tahun menikah, Anne mulai merasakan kasihnya terhadap suaminya mulai memudar. Dalam kepanikan dan merasa terjebak dalam pernikahan yang tanpa kasih, dia memohon pertolongan kepada Tuhan untuk bisa menyelamatkan pernikahannya. Setelah berdoa selama berbulan-bulan memohon pertolongan Tuhan, akhirnya Tuhan memberikan petunjuk kepadanya agar ia bisa memperbaiki hubungan dengan suaminya. Petunjuk yang Tuhan memberikan sama sekali diluar dugaannya.

[block:views=similarterms-block_1]

Pada awalnya Anne mengira suaminya yang harus berubah supaya perkawinan mereka dapat diperbaiki. Namun Tuhan justru memberikan petunjuk supaya Anne yang harus berubah, bukan suaminya.Tuhan berkata kepadanya, “Engkau tidak dapat mengasihi suamimu karena engkau tidak mengenalKu, barangsiapa mengenalKu akan dapat mengasihi sebab Aku adalah kasih.” Kuncinya bukanlah memfokuskan hubungan dia dengan suaminya melainkan memfokuskan hubungannya dengan Allah. Setelah memfokuskan dirinya pada hubungan dengan Allah melalui doa, studi Alkitab, penyerahan, dan ketaaatan maka hatinya mulai dipenuhi oleh kasih Allah. Karena hidupnya telah dipenuhi oleh kasih Allah maka dia sanggup untuk mengasihi suaminya. Sebuah pernikahan dapat berlansung dengan indah dan penuh kasih bila masing-masing pasa ngan telah terlebih dahulu mengalami kepuasan melalui hubungan dengan Allah. Yesuslah jawaban untuk semua permasalahan dalam sebuah pernikahan.

Hari-hari belakangan ini saya bertemu dengan banyak anak Tuhan yang sedang dalam pergumulan berat. Kemarin secara tidak di sengaja saya bertemu dengan seorang dokter gigi yang dikuasai oleh ketakutan dan kekuatiran sehingga ia sering sulit untuk tidur. Stress yang berkepanjangan itu juga akhirnya menyebabkan tulang belakangnya terjepit. Salah satu pergumulannya adalah anaknya yang hidupnya jauh dari Tuhan dan memberontak terhadap ayahnya. Lalu Tuhan tiba-tiba memberikan hikmat kepada saya bahwa sang dokter gigi ini menyimpan kepahitan dengan ayahnya sehingga kepahitan itu menurun kepada anaknya yang pemberontak itu. Ternyata memang benar, ia lalu menceritakan bagaimana ia merasa telah disia-siakan oleh ayahnya.Masalah yang sebenarnya dari sang dokter gigi ini bukanlah pada anak-anaknya melainkan dirinya sendiri yang dipenuhi oleh kepahitan.Bila ingin keluarganya dipulihkan, dia harus menerima pemulihan dan jamahan dari kasih Allah.Yesuslah jawaban bagi permasalahan dia.

Mungkin ada diantara saudara yang membaca tulisan ini yang sedang mengalami pergumulan berat dimana anda merasa sangat sulit untuk bisa meraih kemenangan. Salah satu penyebab mengapa banyak anak Tuhan tidak meraih kemenangan sebab mereka memfokuskan diri pada masalah bukan pada Tuhan. Seringkali kita menuntut orang lain dan keadaaan disekeliling kita untuk berubah sebab kita mengira merekalah sumber masalah kita. Padahal sumber masalah yang sebenarnya terletak pada diri kita sendiri.

Seberat dan sesulit apapun masalah yang sedang anda hadapi hari ini, Yesus sanggup untuk memberikan jalan keluar. Tidak ada hal yang mustahil bagi Allah, mujizat itu nyata bila kita mau percaya. Percayalah, jika anda bersedia untuk menyerahkan permasalahan anda dan mengijinkan Tuhan untuk bekerj a maka Dia sanggup untuk memberikan anda kemenangan. Yesuslah jawaban untuk hidup anda !