Rendah Hati

Oleh: Eullhenya Nabroza

Kalau saya lihat, Mother Theresa adalah orang yang tidak memiliki apa-apa. Hampir semua kekayaan yang dia miliki dia pergunakan untuk membantu orang lain. Tetapi di mata saya, Mother Theresa adalah orang yang sangat kaya. Bagaimana tidak, ketika dia ingin berangkat ke satu negara atau satu tempat, tanpa pusing-pusing pesawat jet pribadi sudah ada yang menyiapkan. Sampai di satu negara, berebut orang yang ingin menjemputnya dengan mobil terbaiknya. Ketika dia berkata bahwa dia ingin membantu orang di tempat mana yang sedang kesulitan, seketika itu juga terkumpul dana dalam jumlah yang sangat besar.

[block:views=similarterms-block_1]

Mother Theresa tidak perlu memiliki mobil dan rumah mewah, tetapi hampir semua pemimpin negara mendengarkan apa yang dia ucapkan. Bahkan, tidak segan Mother Theresa menegur pemimpin negara yang menurut beliau sudah tidak mengindahkan etika dan moral. Theresa merasa tidak perlu untuk memiliki harta yang justru akan membuatnya tidak bebas.

Alangkah senangnya memiliki hidup seperti itu. Mother Theresa memiliki kekayaan yang belum tentu dimiliki oleh orang lain, yang belum tentu dimiliki seorang oleh orang-orang kaya, yaitu memiliki kekayaan hati yang luar biasa. Rendah hati, peduli dengan sesama, tidak memandang rendah orang lain, adalah harta tak ternilai bagi seorang Mother Theresa. Mother Theresa tahu, bahwa pada saat Tuhan memanggilnya nanti, kekayaan tidak akan ikut dibawa mati. (http://love-tazmania.blog)

Tuhan yesus menginginkan kita sebagai manusia untuk memiliki sikap rendah hati meneladani diri-Nya lihat firman Allah dalam Filipi 2:8 : " Dan dalam keadaan sebagai manusia, Ia telah merendahkan diri-Nya dan taat sampai mati bahkan sampai mati dikayu salib dan kita lihat apa yang dikerjakan Allah pada manusia (Yesus) dalam ayat 9 dikatakan itulah sebabnya Allah sangat meninggikan Dia dan mengaruniakan kepada-Nya Nama diatas segala nama supaya dalam Yesus bertekuk lutut segala yang ada di langit dan yang ada diatas bumi dan yang ada dibawah bumi" dan segala lidah mengaku: "Yesus kristus adalah Tuhan bagi kemuliaan Allah Bapa! "

Bayangkan dengan hanya merendahkan diri saja dan bukan karena kehebatan-Nya sebagai Allah/Tuhan, Ia amat sangat ditinggikan karena Allah amat sangat membenci manusia-manusia yang meninggikan diri/congkak dalam Yakobus 4:6b: "kerena itu Ia katakan "Allah menentang orang yang congkak tetapi mengasihani orang yang rendah hati. Rendahkanlah dirimu dihadapan Tuhan, dan Ia akan meninggikan kamu. Jadi jelas disini dapat kita lihat bahwa bukan orang yang merasa dirinya hebat karena memang ia melakukan hal-hal yang hebat yang ditinggikan Allah tapi justru orang yang merendahkan dirilah yang berkenan dihadapan Allah. "

Jadi intinya bila kita hidup merendahkan diri Allah bukannya diam saja tapi justru peninggian itu didapat dari Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang umat-Nya. Betapa bahagianya bagi kita umat-umat Allah, Ia memberi kemudahan pada kita dengan merendahkan diri saja kita mendapat penghormatan yang mulia dari pada-Nya. Amin.