Little Sunshine of Mine

 Informasi COVID-19 untuk orang Kristen ada di:corona.sabda.org

Oleh: Anne Natalia

Kamu tahu, saat-saat pertama mengetahui kehadiranmu itu luar biasa... perasaan antara senang, tak percaya, cemas, takut, semua menjadi satu.

Saat itu, hanya dengan melihat dua garis di tes kehamilan, muncul suatu harapan baru, adalah kamu tumbuh sehat, tak kurang suatu apapun, merasa diingini dan bahagia.

Saat kamu belum dapat merasakan sentuhan, tangan-tangan kami tak berhenti mengusap-usap kamu... saat kamu belum dapat mendengar dan mengenali suara, kami tak berhenti mengajak kamu bicara...

Saat pertama kali mendengar degup jantungmu, itu juga luar biasa. Mataku berkaca-kaca. Betapa agung Dia... menciptakan segala sesuatunya begitu sempurna...

Ya, kamu sempurna... dari seukuran kacang tanah, kamu telah sempurna... bagiku dan bagi-Nya..

Aku merasakan kehadiranmu... kutunggu saat-saat aku bisa merasakan gerakanmu... pertama kali aku merasakan kedutanmu, ada sukacita dalam hatiku... suatu perasaan membuncah dan ragu... apakah itu kamu?

My little sunshine... dari awal mula, kamu sudah teramat lincah luar biasa... gerakanmu kuat. Kadang-kadang di malam hari, aku kewalahan hehe.. perutku bisa berubah bentuk tak menentu...

Aku tak masalah nanti bentuk perutku menjadi melar setelah kamu keluar, aku tak pernah mempermasalahkan berat badanku yang meningkat 16 kg... perhatianku tersita oleh kamu, aku ingin memenuhi segala kebutuhanmu... vitamin, makanan yang disarankan..tak pernah berhenti..

Sampai-sampai musik klasik menemani kamu hampir setiap hari sejak enam bulan kamu kukandung..

Sayangnya little sunshine, ibumu ini pengecut... tidak punya keberanian untuk menghadapi rasa sakit yang sudah Tuhan gariskan... aku memilih untuk operasi caesar... dan syukurlah... Tuhan tetap ijinkan segala sesuatunya terjadi seperti pintaku.

Hari itu, Kamis, 22 Mei 2008, jam 8 pagi... Oma Yeye, Ama Akung, Papah, Ucle Hence, Kukuh Kuliong, Amu Apa, Tuama, Pdt. Agung, Pak Deni... Wow! Banyak skali orang yang menantikan kamu, berdoa untuk kamu. Akhirnya, melihat kamu untuk pertama kalinya. Kalau kamu nanti suatu saat sudah bisa melihat video kelahiran kamu, kamu akan melihat begitu banyak sukacita luar biasa di sana...

Dan kamu...kamu sudah membuka matamu di setengah jam kelahiranmu. Kamu ingin melihat dunia... walaupun akhirnya kami tahu kalau kamu hanya bisa melihat samar-samar ternyata di tiga bulan pertama hehe. Kepalamu saat itu sudah bisa tengok kiri tengok kanan... ekspresimu lucu sekali saat itu..

Dan saat ini, curiositymu memang luar biasa..

Saat saat awal membawamu pulang.. mengurusimu di bulan-bulan pertama memang jadi salah satu saat yg bisa dibilang tidak mudah... tapi tak pernah menyerah.

Aku lelah, kurang tidur. Dua puluh empat jam lebih banyak dihabiskan di kamar bersamamu. Taukah, sampai aku membuka pintu kamar mandi, takut aku tak bisa mendengar tangismu ketika aku mandi atau buang air. Tapi semua itu sepadan. Semua terbayar lunas little sunshine... kamu tak berhutang apa-apa..saat aku melihat senyumanmu..saat aku mendengar celotehanmu... itu luar biasa...

Saat aku menyuapi kamu untuk pertama kali, melihat ekspresi aneh kamu dan terheran-heran mengenal rasa di lidahmu hahaha...

Saat langkah pertama kamu, dan kamu menangis dan ketakutan untuk berjalan lagi setiap terjatuh.. Saat kamu bisa memanggil namaku..

Rasanya little sunshine, ingin kuabadikan setiap saat bersamamu..setiap moment dan ekspresi ingin kurekam..karena aku takut, jika suatu saat ingatanku tak sebaik sekarang aku akan melupakannya. Tapi, aku seharusnya tak usah kuatir. Saat hanya menyebut namamu..perasaan damai dan bahagia sudah menjalar dalam hatiku.. :)

Tanganku pernah mendarat di pantatmu dan beberapa bagian tubuhmu. Amarah, teguran, dan sentakan dariku sering membuat kamu sedih dan menangis. Saat-saat di mana aku tak sabar...

Aku masih ingat betapa kamu beberapa kali berdiri patuh di pojokan kamar karena hukuman dariku. Dan aku juga ingat kamu punya hati yang lebih memaafkan dibanding diriku. Saat kamu sedih dan terluka, kamu dengan mudah meminta peluk dariku... dan melupakan pukulan yang aku daratkan.. :) aku harus belajar darimu..

Tahukah kamu, hari-hari pertama kamu mulai sekolah..aku yang lebih tegang darimu..saat kamu menangis di dalam kelas, aku mondar-mandir di luar kelas, hatiku bergumul... membiarkanmu atau memeluk kamu kembali..

My little sunshine, aku selalu berdoa sejak pertama kamu ada. Dan doaku sampe sekarang tak pernah berubah.

Kiranya Tuhan sertai kamu dalam setiap langkah langkah kecil kamu...tumbuhlah dalam Tuhan little girl, kamu takut akan Dia..kamu punya hati yang mengasihi. Tuhan pelihara kamu..dari lahir hingga sekarang, kehidupanmu.. sekolahmu, kuliahmu, pekerjaanmu, teman hidupmu, masa tuamu... dan biarlah lewat hidup-Mu, kamu memuliakan Dia..

Aku berdoa juga untukku, little sunshine..supaya aku diberi hikmat untuk bisa mendidikmu dalam-Nya, supaya aku diijinkan melihat kebahagiaanmu, melihat kamu tumbuh baik, bahagia..supaya aku boleh diijinkan melepasmu..melihatmu menikah, punya anak..

Jika ada saat-saat sulit..sekarang aku masih kuat untuk menggendongmu, menenangkanmu lewat pelukanku...jika waktu-Nya sudah siap, bersandarlah selalu pada-Nya ya..

Tahukah kamu, kamu banyak menenangkanku dengan cara yang berbeda..

Saat hariku melelahkan, capai dengan berbagai kemelut..ku melihat kamu tertidur pulas di sampingku, beberapa kali kamu ku potret dalam tidur. Somehow, wajah kamu menenangkanku..mengingatkanku..dan aku selalu bersyukur untukmu..

My little girl, goodnight..sleep tight and sweet dream...kecupan ringan..dan bisikan 'I love you' di telingamu, selalu aku berikan setiap malam.. :)

Little sunshine of mine, you are so priceless...I love you. And Jesus loves you so much... Aku ada, kamu ada... semua hanya karena kebaikan Tuhan..

Big hug n kisses from your mommy.