Salah Satu Ayat Dalam Surat Ahok

 Informasi COVID-19 untuk orang Kristen ada di:corona.sabda.org

Oleh: Yvonne Sumilat

Mazmur 131:1-3 (TB)

Nyanyian ziarah Daud.

1. TUHAN, aku tidak tinggi hati, dan tidak memandang dengan sombong; aku tidak mengejar hal-hal yang terlalu besar atau hal-hal yang terlalu ajaib bagiku.

2. Sesungguhnya, aku telah menenangkan dan mendiamkan jiwaku; seperti anak yang disapih berbaring dekat ibunya, ya, seperti anak yang disapih jiwaku dalam diriku.

3. Berharaplah kepada TUHAN, hai Israel, dari sekarang sampai selama-lamanya!

====

Ada 2 ayat dalam surat Ahok. Salah satu ayatnya dari Mazmur 131:3.

Di Alkitab ada banyak ayat tentang berharap kepada Tuhan. Tetapi mengapa Ahok memilih ayat ini, saya tidak tahu apa alasannya. Namun sesungguhnya ayat ini sangat istimewa jika dilihat konteksnya. Apa istimewanya?

Dalam ayat 2 disebutkan, "seperti anak yang disapih jiwaku dalam diriku".

Saya memiliki 3 orang anak yang semuanya minum ASI. Anak sulung saya sekitar umur 9 bulan disapih. Dia mengalami pergolakan kendati masih usia bayi. Selama 5 hari dia mogok minum karena hanya ASI yang dia mau. Cukup meresahkan jika 5 hari mogok minum. Segala jenis minuman sudah ditawarkan namun kami gagal membuatnya minum. Sebagai alternatif yang waktu itu hanya sekedar dia mau minum maka saya membelikan jamu beras kencur. Kebetulan ada ibu yang berjualan jamu sedang lewat di depan rumah kami. Ternyata jamu itu disambut dengan baik. Waw... Akhirnya saya membeli lagi jamu dalam porsi besar.

"Disapih" adalah pengalaman yang tidak menyenangkan antara bayi dan ibunya dalam konteks kasih sayang seorang ibu. Juga dalam konteks pertumbuhan.

Kasih sayang Tuhan acapkali digambarkan sebagai Bapa yang berwibawa dan bijaksana. Namun di dalam Mazmur ini sangat special yaitu digambarkan sebagai Ibu.

Di dalam pertumbuhan iman dan harap acapkali kita bagaikan seorang bayi yang sedang disapih. Dengan jelas ada pergolakan dan pergumulan dalam porsi yang serius.

Jika kita sekarang sedang bergumul dan bergolak maka tidak ada yang salah jika kita menyerahkan pertumbuhan iman kita kepada Ibu Surgawi kita.

Demikianlah ajakan Pemazmur yang juga merupakan ajakan Ahok:
Berharaplah kepada TUHAN, hai Israel (umat pilihan Tuhan), dari sekarang sampai selama-lamanya.

Yvonne Sumilat,
28 Mei 2017