Penulis : Jonathan K. Tunggal
Yak. 3:6-8 Lidahpun adalah api; ia merupakan suatu dunia kejahatan dan mengambil tempat di antara anggota-anggota tubuh kita sebagai sesuatu yang dapat menodai seluruh tubuh dan menyalakan roda kehidupan kita, sedang ia sendiri dinyalakan oleh api neraka.Semua jenis binatang liar, burung-burung, serta binatang-binatang menjalar dan binatang-binatang laut dapat dijinakkan dan telah dijinakkan oleh sifat manusia, tetapi tidak seorangpun yang berkuasa menjinakkan lidah; ia adalah sesuatu yang buas, yang tak terkuasai, dan penuh racun yang mematikan. Di Yakobus 3 dinyatakan dengan jelas bahwa lidah merupakan sesuatu yang tak terkendali dan merupakan sesuatu medan peperangan di mana setiap umat Tuhan akan mengalami pergumulan. Mengapa? Karena dengannya:
Semua hal-hal di atas adalah mudah dimengerti. Tetapi, bilamana kita renungkan hal-hal tersebut, semua ini adalah bagian penting dari perjalanan umat Tuhan yang penuh kemenangan. Tidaklah heran penguasaan akan apa yang lidah katakan adalah sesuatu medan peperangan. Iblis tidak mau hidup anda, keluarga anda dan jemaat Tuhan untuk dipulihkan seutuhnya oleh kematian Kristus di kayu salib. Bilamana lidah ini terkendali, maka dapat dibayangkan betapa besar kemenangan umat percaya.
Yakobus 3:6&8 mengatakan bahwa lidah tidak dapat dijinakkan oleh seorangpun. Perhatikan: Tak oleh seorangpun. Sangat nyata di hidup kita masing-masing bahwa betapapun kita berusaha menguasai, selalu terkadang ada sesuatu yang kita katakan kurang berkenan di mata Tuhan. Mengapa? Yesus berkata:
Mat. 12:34 “Hai kamu keturunan ular beludak, bagaimanakah kamu dapat mengucapkan hal-hal yang baik, sedangkan kamu sendiri jahat? Karena yang diucapkan mulut meluap dari hati.”
Mat. 15:11 "Dengar dan camkanlah: bukan yang masuk ke dalam mulut yang menajiskan orang, melainkan yang keluar dari mulut, itulah yang menajiskan orang."
Mat. 15:18 "Tetapi apa yang keluar dari mulut berasal dari hati dan itulah yang menajiskan orang."
Sangatlah jelas bahwa yang menjadi permasalahan adalah hati; apa yang lidah nyatakan adalah bersumber dari HATI. Jadi, apakah arti hati? Melaluinya,
1Sa. 16:7 Tetapi berfirmanlah TUHAN kepada Samuel: "Janganlah pandang parasnya atau perawakan yang tinggi, sebab Aku telah menolaknya. Bukan yang dilihat manusia yang dilihat Allah; manusia melihat apa yang di depan mata, tetapi TUHAN melihat hati."
Kel. 35:34 Dan TUHAN menanam dalam hatinya, dan dalam hati Aholiab bin Ahisamakh dari suku Dan, kepandaian untuk mengajar.
Kel. 10:20 Tetapi TUHAN mengeraskan hati Firaun, sehingga tidak mau membiarkan orang Israel pergi.
Maka daripada itu, sangatlah amat penting bahwa hati kita bersedia untuk sepenuhnya dikuasai, diolah dan dibentuk oleh Pencipta Agung itu. Ini adalah sesuatu yang tidak langsung terjadi pada saat kita bertobat. Bagaimanakah hal ini bisa terjadi?
Ul. 30:6 "Dan TUHAN, Allahmu, akan menyunat hatimu dan hati keturunanmu, sehingga engkau mengasihi TUHAN, Allahmu, dengan segenap hatimu dan dengan segenap jiwamu, supaya engkau hidup."
Rm. 2:29 Tetapi orang Yahudi sejati ialah dia yang tidak nampak keyahudiannya dan sunat ialah sunat di dalam hati, secara rohani, bukan secara hurufiah. Maka pujian baginya datang bukan dari manusia, melainkan dari Allah.
Jawaban singkat: Penyunatan hati. Apakah arti sunat hati?
Kol. 2:11 Dalam Dia kamu telah disunat, bukan dengan sunat yang dilakukan oleh manusia, tetapi dengan sunat Kristus, yang terdiri dari penanggalan akan tubuh yang berdosa.
Perhatikan akan hal berikut: Penanggalan akan tubuh yang berdosa.Ya dan benar bahwa dosa kita sudah ditebus oleh kematian Kristus. Tetapi, Kol. 2:11 juga menyatakan bahwa ada proses "penanggalan" akan tubuh yang berdosa. Ini adalah sesuatu yang progresif dan dilaksanakan setelah pertobatan kita dan sampai pada akhir hidup kita di dunia yang fana ini. Kej. 17 menceritakan kisah Abraham yang mendapatkan perintah Tuhan untuk menyunat seluruh lelaki di keluarganya sendiri, keluarga budaknya dan melingkupi dewasa dan anak-anak. Setelah itu, setiap bayi pria bangsa Israel akan juga disunat pada waktu dia berumur 8 hari.
Apakah arti sunat hati (penanggalan akan tubuh yang berdosa) dengan melihat apa yang terjadi di sunat lahiriah?
Bilamana setiap insan bersedia untuk menyatakan dan meminta kepada Tuhan agar supaya penyunatan hati dan penanggalan tubuh yang berdosa, maka penulis percaya bahwa cepat atau lambat hati kita bakal dirombak. Berdoalah supaya hati kita masing-masing mulai "diolah" olehNya. Adakan perjanjian denganNya. Ini lebih dari keselamatan. Memang, ini akan menyakitkan. Tetapi, jangan kuatir, umat percaya dan terutama, Roh Kudus, akan menjaga, membimbing dan melindungimu. Maka dari lidah kita akan keluar sumber air yang menyejukkan, berkat, hormat, sembah, puji syukur, karunia-karunia dan kerendahan hati. Halleluya!